Luapan Kali Cakung Rendam Kampung Sawah, Aktivitas Warga Jakarta Timur Lumpuh Sejak Pagi

Akurat Banten - Banjir kembali melanda kawasan Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, setelah Kali Cakung meluap dan merendam ratusan rumah warga sejak Kamis pagi, 29 Januari 2026.
Air mulai masuk ke permukiman padat penduduk itu sejak dini hari, seiring hujan deras yang turun tanpa jeda di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Ketinggian genangan bervariasi di tiap titik, namun di beberapa ruas lingkungan dilaporkan mencapai sekitar satu meter hingga menutup akses jalan warga.
Dewi, warga Kampung Sawah berusia 38 tahun, mengatakan banjir sudah menjadi kejadian berulang setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi panjang.
“Di sini sudah lebih dari dua kali kebanjiran setiap hujan deras yang cukup lama, pasti banjir,” ujar Dewi.
Menurutnya, hujan yang mengguyur sejak Kamis dini hari membuat debit air Kali Cakung naik drastis hingga akhirnya meluap ke permukiman.
“Kalau hujan deras, waktunya juga lama, jadi air di Kali Cakung meningkat,” katanya.
Genangan air berwarna cokelat tampak menutupi halaman hingga lantai rumah warga, sementara sebagian perabot terpaksa dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi.
Sejumlah warga memilih bertahan di dalam rumah sambil memantau ketinggian air, meskipun aktivitas harian mereka terhambat.
Baca Juga: Kondisi Penopang Pipa PDAM di Cisadane Miring, Warga Minta Pemeriksaan Mendesak
Kendaraan roda dua dan roda empat kesulitan melintas di beberapa gang lingkungan akibat genangan yang cukup dalam dan arus air yang masih bergerak.
Hingga Kamis siang, belum ada laporan warga yang mengungsi, meski sebagian mulai bersiaga jika air terus naik.
Warga berharap hujan segera reda agar air di Kali Cakung surut dan kondisi permukiman kembali normal.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat banjir juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Ibu Kota.
BPBD melaporkan sedikitnya 17 rukun tetangga di Jakarta Timur dan Jakarta Barat terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan ketinggian genangan berkisar antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” ujar Yohan.
Ia menjelaskan, hujan deras yang mengguyur Jakarta dan daerah sekitarnya sejak Rabu menyebabkan peningkatan debit air di sejumlah sungai.
Kondisi tersebut ditandai dengan naiknya status Bendung Katulampa menjadi Waspada atau Siaga 3.
Selain itu, beberapa pos pantau sungai menunjukkan tren kenaikan debit air yang signifikan.
Akibatnya, Sungai Ciliwung dan Kali Pesanggrahan meluap dan merendam permukiman warga di beberapa wilayah.
Yohan menyebutkan, genangan terparah terjadi di wilayah Jakarta Timur dengan ketinggian air mencapai 1,3 hingga 1,5 meter.
Baca Juga: Indonesia Tegas Tolak Tekanan AS soal Drone dalam Negosiasi Dagang
Sementara itu, di Jakarta Barat, banjir dilaporkan rata-rata setinggi sekitar 30 sentimeter.
“Penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung serta Kali Pesanggrahan,” kata Yohan.
BPBD terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Warga di daerah rawan banjir diimbau tetap siaga, mengikuti informasi resmi, dan mengutamakan keselamatan jika kondisi memburuk.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 3Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 4Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 5Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 6CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 7Jokowi Akhirnya Buka Suara! Ijazah SMA Gibran Dipersoalkan MK, Begini Jawabannya
- 8Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC








