Prabowo Bertemu Zidane di Davos, Sepak Bola Nasional Masuk Agenda Besar Presiden

Akurat Banten - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan sepak bola Indonesia dalam pertemuan khusus dengan legenda sepak bola dunia asal Prancis, Zinedine Zidane, di sela rangkaian World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah Presiden Prabowo menyampaikan paparan konsep Prabowonomics di hadapan para pemimpin global, tokoh ekonomi dunia, dan CEO perusahaan multinasional yang menghadiri forum ekonomi tahunan bergengsi itu.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, pertemuan antara Presiden Prabowo dan Zidane berlangsung sekitar 45 menit dalam suasana hangat dan penuh diskusi substantif mengenai masa depan sepak bola.
“Dalam pertemuan sekitar 45 menit itu, Presiden Prabowo menyampaikan keinginan besarnya untuk terus memajukan sepak bola Tanah Air dan Tim Nasional,” ujar Teddy.
Menurut Teddy, Presiden melihat sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga sebagai instrumen pemersatu bangsa sekaligus sarana pembentukan karakter generasi muda Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan gagasan jangka panjang terkait pengembangan ekosistem sepak bola nasional yang dimulai dari tingkat paling dasar, yakni sekolah.
Presiden menyampaikan rencana agar ke depan setiap sekolah baru yang dibangun dilengkapi dengan lapangan sepak bola sebagai bagian dari fasilitas pendidikan.
Baca Juga: Modus Kredit Fiktif Terbongkar Puluhan Motor Leasing Digelapkan Pegawai di Aceh Barat
Lapangan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan belajar dan ekstrakurikuler siswa, tetapi juga dibuka untuk anak-anak di lingkungan sekitar agar memiliki ruang yang layak untuk berlatih dan beraktivitas positif.
“Presiden ingin agar fasilitas olahraga bisa menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus tempat lahirnya bibit-bibit pesepak bola potensial,” kata Teddy.
Selain menekankan pembangunan infrastruktur, Presiden Prabowo juga meminta pandangan dan masukan langsung dari Zidane mengenai pola pembinaan, pengelolaan talenta muda, hingga penguatan kompetisi yang berkelanjutan.
“Presiden Prabowo juga meminta masukan dan saran sang maestro Zidane terhadap perkembangan sepak bola nasional,” ucap Teddy.
Pertemuan dengan Zidane tersebut menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian publik internasional, mengingat berlangsung bersamaan dengan debut Prabowo di WEF setelah satu dekade absennya pemimpin Indonesia dari forum tersebut.
Dalam forum global itu, Presiden Prabowo memperkenalkan Prabowonomics sebagai arah baru strategi pembangunan ekonomi Indonesia yang menitikberatkan pada kesejahteraan sosial dan pemerataan.
Di hadapan ribuan peserta WEF, Prabowo menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia ke depan akan bertumpu pada penguatan sumber daya manusia, salah satunya melalui program makan bergizi gratis.
Selain itu, Presiden menyoroti pentingnya hilirisasi industri nasional serta penegakan hukum yang konsisten untuk menjamin kepastian dan kenyamanan investasi.
Dalam pidato kuncinya, Prabowo menekankan bahwa stabilitas dan perdamaian merupakan prasyarat utama bagi terciptanya kemakmuran yang berkelanjutan.
Presiden juga mempromosikan peran Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional yang siap menjadi mitra strategis investor global.
Kehadiran Prabowo di Davos dinilai memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra internasional yang terbuka terhadap kolaborasi, namun tetap berorientasi pada kemandirian dan kepentingan nasional.
Pertemuan dengan Zidane pun memperlihatkan bahwa di tengah agenda ekonomi global, Presiden tetap membawa visi besar untuk pembangunan olahraga nasional sebagai bagian dari investasi jangka panjang bangsa.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 6Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 7Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 8Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 9Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 10Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'










