Banten

Polri Siapkan Ribuan Dapur Gizi dan Jembatan Desa untuk Perkuat Program Makan Gratis

Moehamad Dheny Permana | 31 Desember 2025, 14:12 WIB
Polri Siapkan Ribuan Dapur Gizi dan Jembatan Desa untuk Perkuat Program Makan Gratis

Akurat Banten - Kepolisian Negara Republik Indonesia memperluas perannya dalam mendukung agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui penguatan layanan gizi dan pembangunan infrastruktur dasar di berbagai daerah.

Dalam pemaparan Rilis Akhir Tahun 2025 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Polri telah membangun 1.147 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi atau SPPG sebagai bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis.

“Polri saat ini memiliki 1.147 SPPG yang diproyeksikan melayani hampir empat juta penerima manfaat serta menyerap puluhan ribu tenaga kerja,” ujar Kapolri.

Ia merinci bahwa keberadaan ratusan SPPG itu dirancang tidak hanya sebagai dapur penyedia makanan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja.

Kapolri menjelaskan, dari total 1.147 unit SPPG yang telah dirancang, sebanyak 331 unit sudah beroperasi penuh dan melayani masyarakat di wilayah masing-masing.

Selain itu, sebanyak 135 unit SPPG saat ini berada dalam tahap persiapan operasional dengan fokus pada pemenuhan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia.

Sebanyak 245 unit lainnya masih dalam proses pembangunan fisik yang ditargetkan rampung secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sementara itu, 436 unit SPPG baru saja memasuki tahap awal pembangunan melalui peletakan batu pertama dan diproyeksikan selesai pada Februari 2026.

Baca Juga: Pemerintah Kucurkan Puluhan Miliar Rupiah Pulihkan Pendidikan Pascabencana di Aceh dan Sumatera

Tidak berhenti pada angka tersebut, Polri juga menetapkan target ambisius untuk menambah jumlah SPPG hingga mencapai 1.500 unit dalam waktu mendatang.

“Langkah ini kami lakukan guna memperkuat ketahanan dan keamanan pangan nasional sekaligus memastikan kecukupan gizi anak-anak, balita, dan masyarakat yang mengalami stunting,” kata Kapolri.

Menurutnya, intervensi gizi yang konsisten merupakan fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul di masa depan.

Di luar program gizi, Polri juga mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar, khususnya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Sepanjang 2025, Polri tercatat membantu perbaikan dan pembangunan sebanyak 101 unit jembatan di berbagai daerah.

Kapolri menyebutkan, dari jumlah tersebut, 27 unit jembatan telah selesai dibangun dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Sebanyak 16 unit jembatan lainnya masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan rampung sesuai dengan rencana kerja.

Adapun 58 unit jembatan masih berada pada tahap perencanaan dan persiapan teknis sebelum pembangunan fisik dimulai.

Upaya pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendorong aktivitas ekonomi lokal, serta membuka akses pendidikan dan layanan dasar.

Baca Juga: Tahun Baruan di Jakarta Gratis Transportasi! Cek Jadwal, Rute, dan 33 Titik Penutupan Jalan di Sini!

Kapolri menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sederhana seperti jembatan memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat di daerah terpencil.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja membantu masyarakat agar anak-anak kita tidak lagi harus menyeberangi sungai demi melanjutkan pendidikan mereka,” ujarnya.

Melalui kombinasi program gizi dan pembangunan infrastruktur, Polri menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat dan berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup rakyat.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.