Banten

BUMN Tancap Gas Bangun Ribuan Rumah Korban Bencana Sumatera, Pemerintah Targetkan Pemulihan Cepat

Moehamad Dheny Permana | 26 Desember 2025, 05:12 WIB
BUMN Tancap Gas Bangun Ribuan Rumah Korban Bencana Sumatera, Pemerintah Targetkan Pemulihan Cepat

Akurat Banten - Pemerintah pusat mempercepat langkah pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan melibatkan BUMN secara aktif dalam pembangunan ribuan rumah bagi warga terdampak.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria yang digelar di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta.

Pertemuan yang berlangsung pada malam Natal itu secara khusus membahas kesiapan dan progres BUMN dalam membantu penanganan dampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatera.

Seskab Teddy menjelaskan, pemerintah menaruh perhatian besar pada percepatan penyediaan hunian bagi para pengungsi yang hingga kini masih berada di lokasi sementara.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BP BUMN memaparkan perkembangan pembangunan rumah yang menjadi bagian dari program tanggap darurat nasional.

“Dalam satu minggu pertama, ditargetkan sedikitnya 500 unit rumah sudah selesai dibangun dari total 15.000 unit yang dikerjakan BUMN pada Desember ini,” ujar Teddy.

Baca Juga: Arus Libur Natal Padati Yogyakarta Lebih dari Dua Juta Kendaraan Melintas hingga Akhir Desember

Ia menambahkan, pembangunan tersebut berjalan paralel dengan program hunian yang dilaksanakan oleh BNPB dan Kementerian PUPR di lokasi terdampak.

Penyediaan hunian sementara dan hunian tetap dinilai krusial mengingat status tanggap darurat masih berlaku di sejumlah kabupaten dan kota yang terdampak bencana.

Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan lebih dari 30.000 unit rumah dengan dukungan lintas sektor, termasuk BUMN, TNI, dan Polri.

Selain sektor perumahan, pemulihan akses komunikasi juga menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut.

Seskab Teddy menyampaikan bahwa keberfungsian jaringan telekomunikasi sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat dan koordinasi bantuan.

“Infrastruktur Base Transceiver Station milik BUMN diharapkan dapat segera berfungsi secara optimal,” kata Teddy.

Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan tidak ada wilayah terdampak yang terisolasi akibat gangguan jaringan komunikasi.

Kontribusi BUMN tidak berhenti pada pembangunan fisik hunian dan jaringan komunikasi.

Sejumlah perusahaan pelat merah juga mengerahkan puluhan alat berat, tangki air bersih, serta ribuan pekerja ke daerah bencana.

Baca Juga: Stok Beras Nasional Aman Jelang Natal dan Tahun Baru Harga di Cipinang Tetap Terkendali

Kabupaten Aceh Tamiang disebut sebagai salah satu wilayah yang menerima dukungan signifikan karena terdampak banjir bandang cukup parah.

Langkah tersebut difokuskan untuk mempercepat proses pembersihan material lumpur dan puing agar warga dapat segera kembali beraktivitas.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP BUMN juga melaporkan progres pemulihan layanan perbankan di daerah terdampak.

Layanan perbankan milik bank-bank BUMN ditargetkan kembali beroperasi penuh setelah sempat lumpuh hampir satu bulan akibat bencana.

Pemulihan sektor keuangan dinilai penting untuk menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat setempat.

Seskab Teddy menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah bekerja dengan pendekatan kolaboratif dan cepat.

“Seluruh unsur pemerintah bekerja secepat mungkin agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” kata Teddy.

Ia menambahkan, proses pemulihan dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

“Seluruh kegiatan dilakukan bersama-sama dengan warga yang terus bahu-membahu bersama petugas memulihkan situasi ini,” ujarnya.

Pemerintah berharap sinergi antara negara, BUMN, dan masyarakat dapat mempercepat pemulihan serta mengurangi dampak berkepanjangan akibat bencana alam tersebut.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.