Banten

HEBOH LUWU UTARA! Setelah 30 Tahun Dikubur, Jenazah Zainuddin Ditemukan UTUH Bak Baru Meninggal, Kain Kafan Masih Bersih!

Saeful Anwar | 12 Desember 2025, 17:31 WIB
HEBOH LUWU UTARA! Setelah 30 Tahun Dikubur, Jenazah Zainuddin Ditemukan UTUH Bak Baru Meninggal, Kain Kafan Masih Bersih!

 

Sebuah kisah tak terduga dan menggemparkan mencuat dari Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Jenazah seorang pria bernama Zainuddin, yang telah dimakamkan sejak tahun 1995 atau sekitar 30 tahun lalu, ditemukan masih dalam kondisi utuh saat makamnya dibongkar untuk dipindahkan. Lebih mengejutkan lagi, kain kafan yang membungkus jasad tersebut tampak bersih tanpa noda pembusukan!


AKURAT BANTEN-Peristiwa langka ini terjadi di Desa Salama, Kecamatan Sabbang, Luwu Utara (Lutra), pada Rabu (10/12/2025). Momen penemuan ini dengan cepat menjadi viral setelah video pemindahan makam beredar luas, memicu kehebohan di kalangan masyarakat dan media sosial.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat tiga warga berada di dalam liang lahat, dibantu oleh beberapa kerabat lain, untuk mengangkat jasad almarhum.

Kalimat tahlil dan takbir menggema dari keluarga yang hadir, mengiringi prosesi sakral tersebut.

Saat jasad mulai dikeluarkan, semua yang hadir dibuat terkejut. Kondisi fisik jenazah Zainuddin dilaporkan masih utuh, jauh dari perkiraan hanya tersisa kerangka.

Kain kafan putih yang membungkusnya bahkan terlihat masih bersih, seolah-olah baru beberapa hari yang lalu dimakamkan.

Jenazah kemudian diangkat dan diletakkan di atas terpal dan kain putih untuk dipersiapkan menuju tempat peristirahatan yang baru.

Baca Juga: Kontroversi DA7 Top 4 Memanas! 'Sultan Madura' Kecewa Berat, Ancam Setop Kirim Virtual Gift untuk Valen Pamekasan

Keputusan Keluarga dan Bau Harum Misterius

Kepala Desa Bakka, Jidil, membenarkan peristiwa pemindahan makam ini. Ia menjelaskan bahwa pembongkaran makam dilakukan atas permintaan keluarga almarhum.

"Anaknya itu minta sama keluarganya untuk dipindahkan makam bapaknya ke belakang rumah karena jauh kalau mau pergi ziarah," jelas Jidil, dilansir dari detikSulsel, Kamis (11/12/2025).

Almarhum Zainuddin diketahui meninggal dunia pada tahun 1995 di usia sekitar 40 tahun.

Keinginan anak almarhum adalah memindahkan makam sang ayah ke dekat rumah mereka di Desa Bakka, Kecamatan Sabbang, Lutra, tepatnya di samping makam sang istri (ibu dari anak almarhum).

Adik almarhum, Syarifuddin, mengungkapkan kekagetan seluruh keluarga saat proses penggalian.

Baca Juga: KALIBATA MEMBARA! Duel Maut Matel Lawan Massa Berujung Pembakaran Kios, 2 Nyawa Melayang

"Kami semua kaget karena masih utuh betul. Jadi kita panggil ambulans datang untuk bantu bawa jenazahnya. Anehnya, semua itu kayu yang dipakai tutupi jenazah di makam habis tidak bersisa," kata Syarifuddin.

Lebih lanjut, Syarifuddin menceritakan momen ganjil lain saat penggalian makam berlangsung:

"Cuma saya heran memang waktu digali itu karena ada kayak bau harum. Awalnya saya kira cuma itu perempuan yang di samping bau. Pas saya dekati itu perempuan tidak ada baunya, memang dari dalam makam," ujarnya.

Syarifuddin menambahkan, keluarga awalnya hanya mempersiapkan sarung dengan rencana untuk memindahkan tulang belulang.

"Jadi kan lama mi sekitar 30 tahun (dimakamkan), otomatis kita pikirnya sisa kerangkanya. Jadi kami cuma bawa sarung, rencana mau disimpan tulangnya di situ," tutupnya.

Baca Juga: DRAMATIS! Aksi Heroik Gajah Sumatra Selamatkan Harimau di Tengah Banjir Bandang, Momen Langka yang Mengguncang Media Sosial!

Keutuhan Jasad: Sebuah Tanda atau Fenomena Alam?

Peristiwa jasad utuh setelah puluhan tahun dimakamkan kerap dianggap sebagai tanda kemuliaan bagi sebagian umat Islam.

Namun, secara ilmiah, keutuhan jasad bisa juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kondisi tanah (misalnya tanah kering, gambut, atau kandungan mineral tertentu), jenis kayu peti mati, dan proses alami yang disebut saponifikasi atau pembentukan 'adipocere' yang memperlambat pembusukan.

Apapun penjelasannya, penemuan jenazah Zainuddin yang masih utuh di Luwu Utara ini telah menjadi perbincangan hangat, membuktikan bahwa masih banyak misteri yang tersimpan di balik bumi tempat kita berpijak (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman