Rosan Roeslani Siapkan Tim, Libatkan Menkeu Purbaya untuk Negosiasi Utang Whoosh ke China

AKURAT BANTEN - CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, memastikan Indonesia tengah menyiapkan delegasi untuk membahas restrukturisasi utang PT KCIC atau Whoosh dengan pemerintah China pada Desember 2025. Ia mengatakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kemungkinan besar ikut dalam rombongan tersebut.
Rosan menyebut komunikasi dengan Menkeu Purbaya semakin intens dalam beberapa pekan terakhir. Keduanya sedang mematangkan proposal restrukturisasi agar posisi Indonesia lebih kuat saat pembahasan berlangsung di Beijing.
Baca Juga: Ratusan Infrastruktur di Lumajang Hancur Usai Gunung Semeru Meletus Ribuan Warga Terdampak
Selain dokumen utama, Rosan mengungkap bahwa Indonesia akan lebih dulu mengirim tim teknis untuk melakukan verifikasi awal dan mempercepat proses negosiasi ketika delegasi utama tiba.
Pernyataan ini sejalan dengan penjelasan Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, yang menegaskan bahwa Menkeu Purbaya memang akan dilibatkan dalam pertemuan dengan otoritas China.
Proses negosiasi ini menjadi perhatian publik karena proyek kereta cepat Whoosh masih memiliki beban utang besar, sementara pemerintah terus mendorong efisiensi pembiayaan infrastruktur strategis.
Baca Juga: DPR Desak Otorita IKN Beri Kepastian Pemindahan ASN, Ingatkan Risiko Bangunan Terbengkalai
Menkeu Purbaya sendiri sebelumnya telah menyampaikan kesiapannya mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan negosiasi berjalan hati-hati dan tetap mengutamakan kepentingan Indonesia. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik










