Lima Siswa Jadi Saksi Kasus Bullying di SMPN 19 Kota Tangsel, Kini Jalani Pemeriksaan

AKURAT BANTEN - Sebanyak lima siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait dugaan kasus perundungan terhadap seorang siswa berinisial MH (13).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi rangkaian penyelidikan.
“Kemarin ada lima orang, sebelumnya sudah dipanggil juga pada hari Sabtu,” ujarnya di Tangerang, Selasa, 18 November 2025.
Deden menambahkan, selain siswa, beberapa tenaga pendidik juga turut dimintai keterangan untuk memberikan gambaran lengkap terkait kasus ini.
“Kami berdampingan dengan anak-anak dan guru-guru selama proses pemeriksaan berlangsung,” ucapnya.
Meskipun terlibat dalam proses hukum, para siswa tetap diberikan kelonggaran untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kebijakan ini diambil demi memastikan hak anak untuk tetap mendapatkan pendidikan tidak terganggu.
Baca Juga: KUHAP Baru Resmi Disahkan DPR, Aturan Acara Pidana Indonesia Siap Masuki Babak Reformasi 2026
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, menegaskan bahwa proses hukum terhadap kasus dugaan perundungan ini tetap berjalan.
“Tim penyidik memastikan seluruh rangkaian penyelidikan dilakukan secara menyeluruh,” katanya.
Victor menambahkan, hingga saat ini telah ada enam saksi yang dimintai keterangan, termasuk keluarga korban dan pihak sekolah.
“Kemungkinan jumlah saksi akan bertambah seiring dengan kebutuhan penyelidikan,” ujarnya.
Baca Juga: Persita Siapkan Tenaga Penuh Jelang Hadapi Malut United, Carlos Pena Minta Dukungan Penuh Suporter
Selain saksi dari keluarga dan pihak sekolah, penyidik juga berencana memanggil saksi ahli dari rumah sakit yang pernah menangani korban untuk memberikan keterangan lebih mendalam terkait kondisi fisik dan psikologis korban.
Proses pemeriksaan ini diharapkan dapat mengungkap fakta-fakta kasus perundungan, termasuk kronologi kejadian dan pihak-pihak yang terlibat, sehingga dapat diambil langkah hukum yang tepat.
Baca Juga: Tragis! 5 Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, Begini Kronologinya
Dinas Pendidikan Kota Tangsel menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam menangani kasus ini, sambil terus memberikan pendampingan psikologis kepada korban dan memantau kondisi para siswa agar tidak terulang kembali kasus serupa di lingkungan sekolah.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran, Singgung Soal Kewenangan MK
- 2Adu Bukti di MK! Subhan Palal Bongkar Dalil Gugatan, Andi Azwan Beri Jawaban soal Ijazah Gibran, Ini yang Kini Dipersoalkan
- 3Remaja 17 Tahun yang Tenggelam di Jembatan Grendeng Tangerang Ditemukan Tewas
- 4Gibran Bisa Tergusur? Nama Mayor Teddy Muncul sebagai Kandidat Pendamping Prabowo di 2029
- 5Saham GOTO Hancur 44 Persen! Laba Membesar, Tapi Saham Malah Ambruk hingga Rp28
- 6Dua Proyek Properti Alam Sutera Group Raih Penghargaan Indonesia Real Estate Awards 2026
- 7Bukan Jabatan Biasa! Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Dapat Bintang Mahaputera dari Prabowo
- 8Rocky Gerung Resmi Masuk Lingkaran Prabowo, Ternyata Segini Gaji dan Tugas Barunya
- 9Gibran Bisa Tergusur? Nama Mayor Teddy Muncul sebagai Kandidat Pendamping Prabowo di 2029
- 10Bukan Jabatan Biasa! Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Dapat Bintang Mahaputera dari Prabowo










