Banten

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Demo Petani dan Aliansi Masyarakat di Jakarta

Andi Syafrani | 24 September 2025, 08:25 WIB
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Demo Petani dan Aliansi Masyarakat di Jakarta

AKURAT BANTEN - Ribuan aparat gabungan dari TNI, Polri, hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik ibu kota pada Rabu (24/9). Total ada 8.340 personel yang diturunkan, dengan konsentrasi pengamanan difokuskan di kawasan Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan pengerahan besar-besaran ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

Menurutnya, massa yang turun ke jalan terdiri dari kelompok petani serta berbagai elemen masyarakat yang menyuarakan aspirasi mereka.

Baca Juga: Presiden Prabowo Guncang Panggung PBB dengan Pidato Berani: Indonesia Siap Akui Israel, Disambut Apresiasi Kepal Tangan Keudara Presiden Perancis

“Kuat pasukan pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat sebanyak 8.340 personel,” ujar Susatyo saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Sejumlah titik yang menjadi pusat aksi antara lain kawasan Gedung DPR/MPR RI, sekitar Monumen Nasional (Monas), hingga beberapa kantor kementerian. Lokasi-lokasi tersebut diperkirakan menjadi titik kumpul massa yang cukup besar, sehingga memerlukan pengawasan ekstra.

Susatyo menegaskan, ribuan personel gabungan ini tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.

Ia mengatakan kepolisian telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan di sekitar lokasi aksi.

Baca Juga: Aktor Hollywood Ini Bikin Geger, Percaya Donald Trump Bisa Jadi Pahlawan Perdamaian Gaza

Selain itu, aparat juga mengantisipasi adanya provokasi yang bisa memicu kericuhan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah termakan hoaks yang beredar di media sosial dan informasi yang berpotensi memicu kegaduhan,” ucap Susatyo.

Himbauan ini disampaikan mengingat penyebaran informasi palsu kerap menjadi pemicu ketegangan dalam aksi-aksi massa sebelumnya. Oleh karena itu, aparat menekankan pentingnya semua pihak tetap tenang dan tidak menyebarkan kabar yang belum tentu benar.

Baca Juga: Mendagri Izinkan Kepala Daerah ke Luar Negeri, Bupati Tangerang: Kita Fokus Dulu di Daerah

Di sisi lain, pihak kepolisian menyatakan menghargai hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, mereka berharap aksi tetap berjalan damai tanpa mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat lainnya.

Hingga siang hari, situasi di beberapa titik aksi dilaporkan masih terkendali. Meski begitu, aparat tetap siaga penuh hingga rangkaian kegiatan unjuk rasa selesai, untuk memastikan Jakarta tetap aman dan aktivitas warga tidak terganggu secara signifikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC