Banten

Kapolri Puji Ketangguhan Brimob Hadapi Gelombang Kerusuhan: Markas Tidak Boleh Jebol!

Moehamad Dheny Permana | 2 September 2025, 16:49 WIB
Kapolri Puji Ketangguhan Brimob Hadapi Gelombang Kerusuhan: Markas Tidak Boleh Jebol!

Akurat Banten - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pasukan Korps Brimob yang tetap teguh menjaga markas mereka di tengah aksi kerusuhan yang terjadi beberapa hari terakhir.

Dalam kunjungannya ke Markas Komando Satuan Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Kapolri menegaskan bahwa keberanian dan keteguhan para personel adalah bukti nyata dedikasi polisi dalam menjaga keamanan negara.

“Saya ucapkan terima kasih, dalam waktu empat hari tetap berjuang mempertahankan markas, meskipun menghadapi berbagai macam aksi rusuh. Saya bangga rekan-rekan bisa mempertahankan markas kebanggaan ini,” ujar Kapolri.

Ia menekankan bahwa Polri tetap menjunjung tinggi kebebasan berpendapat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

Namun, ia menegaskan bahwa kebebasan tersebut tidak bisa disalahgunakan untuk melakukan tindakan anarkis.

Baca Juga: Andika Lutfi Falah, Pelajar Asal Tangerang yang Bercita-Cita Jadi TNI Tewas Usai Ikut Aksi di Jakarta

“Yang terjadi kemarin bukan menyampaikan pendapat karena tidak ada orasi, mereka datang langsung menyerang, membakar, menjarah. Saya anggap itu pelanggaran pidana,” tegasnya.

Menurut Kapolri, perbedaan antara demonstrasi damai dan kerusuhan harus benar-benar dipahami.

Polri tidak akan menghalangi masyarakat menyuarakan aspirasi, namun tindakan yang merusak dan melukai jelas akan ditindak tegas.

Dalam arahannya, Kapolri meminta Brimob selalu waspada menghadapi segala kemungkinan.

Ia menekankan bahwa penggunaan kekuatan harus sesuai prosedur, mulai dari teguran lisan, penggunaan tongkat, gas air mata, peluru karet, hingga opsi terakhir peluru tajam bila kondisi benar-benar darurat.

“Pertahankan markas kalian dengan sebaik-baiknya. Haram hukumnya markas sampai jebol,” tegas Kapolri.

Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalitas dalam membedakan antara pengunjuk rasa yang sah dengan kelompok perusuh.

Baginya, hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap dilindungi, tetapi untuk aksi anarkis tidak ada ruang kompromi.

Apresiasi berulang kali disampaikan Kapolri kepada seluruh anggota Brimob.

Ia menyebut bahwa keberhasilan mempertahankan markas di tengah keterbatasan adalah bukti nyata ketangguhan personel di lapangan.

“Jadi jangan ragu, sekali lagi saya ucapkan terima kasih, terus semangat, Brigade! Salam untuk keluarga,” ucapnya.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Batal Digelar Hari Ini, Ada Apa dengan BEM SI?

Keberadaan Brimob yang tetap siaga dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya eskalasi kerusuhan.

Di tengah situasi penuh tekanan, disiplin dan keberanian pasukan dianggap berhasil menjaga stabilitas dan simbol kebanggaan institusi Polri.

Kapolri menegaskan, ke depan Polri akan terus meningkatkan kesiapan pasukan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, tanpa melupakan prinsip penegakan hukum yang adil dan proporsional.

Dengan semangat yang terus dikobarkan, ia berharap Brimob dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat serta mempertahankan kehormatan markas yang disebutnya sebagai harga mati.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.