Banten

Jaga Stabilitas Pasar di Tengah Gejolak Aksi, Pemerintah Pastikan Stok Ritel Tetap Terkendali

Moehamad Dheny Permana | 30 Agustus 2025, 19:05 WIB
Jaga Stabilitas Pasar di Tengah Gejolak Aksi, Pemerintah Pastikan Stok Ritel Tetap Terkendali

Akurat Banten - Gelombang aksi demonstrasi yang merebak di sejumlah kota sejak pekan lalu sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan barang kebutuhan sehari-hari.

Namun, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa pasokan ritel di seluruh daerah masih berada pada kondisi aman dan terkendali.

“Kami sudah koordinasi terus dengan asosiasi untuk tetap menjaga pasokan, termasuk juga yang di daerah-daerah,” ujarnya dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM).

Menurut Budi, pengusaha ritel telah menyatakan kesiapannya untuk terus mendistribusikan barang, sekaligus memastikan tidak ada hambatan logistik meski aktivitas publik terganggu akibat unjuk rasa.

Hingga saat ini, Kementerian Perdagangan mengaku belum menerima laporan adanya gangguan distribusi maupun kelangkaan barang.

Baca Juga: HIPPINDO Serukan Dialog dan Dukung Pengamanan Pusat Belanja di Tengah Gejolak Aksi Massa

Budi pun meminta masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong secara berlebihan.

“Semua produk, semua kebutuhan, baik di ritel maupun di pasar rakyat itu aman semua, ya. Stok aman semua,” tegasnya.

Langkah antisipasi ini diambil setelah serangkaian demonstrasi yang terjadi sejak Senin (25/8).

Awalnya, massa menuntut pembatalan kenaikan gaji dan tunjangan DPR, lalu berlanjut dengan isu ketenagakerjaan, termasuk penghapusan sistem outsourcing yang digerakkan serikat buruh.

Pada akhir pekan, tensi semakin meningkat setelah muncul kasus meninggalnya seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan akibat tertabrak kendaraan taktis Brimob, yang memicu gelombang protes baru.

Di sisi lain, kalangan pengusaha ritel juga angkat bicara mengenai situasi ini.

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah, menyatakan pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah menjaga stabilitas pasokan sekaligus keamanan masyarakat di pusat perbelanjaan.

“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri, mengutamakan keselamatan dan menjaga ketertiban bersama,” kata Budihardjo.

Menurutnya, pemerintah diharapkan tidak hanya menjamin pasokan barang, tetapi juga memberikan perlindungan ekstra di pusat-pusat aktivitas publik agar masyarakat tetap merasa aman berbelanja.

HIPPINDO menilai kondisi pasar yang kondusif hanya bisa terwujud bila pemerintah dan masyarakat saling menjaga situasi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemerintah membuka ruang dialog dengan kelompok masyarakat yang menyuarakan aspirasi, agar jalur komunikasi tetap sehat dan tidak menimbulkan benturan yang berujung kericuhan.

Baca Juga: Bupati Lebak Komitmen Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Desa, Dukung 3 Akses Ketahanan Pangan,Pertanian, Kesehatan dan Pendidikan

Sementara itu, Budi Santoso memastikan koordinasi dengan pelaku usaha akan terus diperkuat selama masa demonstrasi berlangsung.

Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah yang digelar di berbagai daerah akan menjadi salah satu instrumen untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjangkau.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu panik, stok cukup, dan harga terkendali,” ucapnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap situasi di lapangan dapat tetap terkendali meski dinamika sosial politik sedang memanas.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.