Banten

Pengemudi Ugal-Ugalan Tewaskan Pemuda Saat Dorong Motor di Kebayoran Baru

Moehamad Dheny Permana | 23 Juli 2025, 20:34 WIB
Pengemudi Ugal-Ugalan Tewaskan Pemuda Saat Dorong Motor di Kebayoran Baru

Akurat Banten - Kebisingan kota Jakarta yang biasanya sunyi pada dini hari berubah menjadi kepanikan ketika sebuah kecelakaan maut terjadi tepat di depan Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kejadian tragis ini menewaskan seorang pria berinisial KIB (23) yang kala itu sedang membantu temannya dengan penuh niat baik.

Dua sahabat sedang berusaha mencari SPBU setelah motor mereka kehabisan bensin.

Abdul Hafiz (25), saksi mata sekaligus teman korban, menceritakan kembali kejadian tersebut dengan suara bergetar.

“Saat itu kami berdua, motor saya sedang di-'stut' (didorong) oleh almarhum karena kehabisan bensin,” kata Hafiz.

Perjalanan mereka sempat berjalan lancar, hingga keduanya hendak melakukan putar balik di lampu merah Al-Azhar untuk menuju arah Senayan.

Namun, detik berikutnya berubah menjadi mimpi buruk.

“Saya lihat langsung mobil itu dari sisi kiri melaju sangat cepat, lalu menabrak almarhum dari sebelah kanan saya,” ujar Hafiz.

“Korban langsung terpental sejauh lima sampai enam meter ke arah beton pembatas jalan,” lanjutnya.

Benturan keras itu membuat KIB tidak terselamatkan, sedangkan Hafiz mengalami luka ringan namun syok berat atas kejadian tersebut.

Baca Juga: Hari Anak Nasional Jadi Panggung Harmoni, Anak-Anak Serang Tunjukkan Pesona Budaya dan Toleransi

Berdasarkan pengakuan Hafiz, kecepatan mobil yang menabrak diduga lebih dari 100 kilometer per jam.

Polisi kemudian mengidentifikasi kendaraan yang terlibat dalam insiden itu sebagai mobil bernomor polisi F 1056 FAB.

Pengemudi diketahui berinisial APP (35), dan berdasarkan pemeriksaan awal, ia diduga berada dalam pengaruh alkohol saat menyetir.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengonfirmasi kronologi peristiwa tersebut.

“Kejadiannya pagi jam 03.00 WIB masuk hari Jumat. Jadi motor dari utara atau Patung Pemuda itu, patung yang mau memutar balik di Al-Azhar dan mobil dari selatan,” ungkapnya.

Mobil pelaku disebut datang dari arah Halte TransJakarta CSW dan melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam korban dari arah samping.

Saat diamankan, APP tampak lemas dan menunjukkan tanda-tanda seperti orang yang mabuk.

“Si pelaku ini keadaannya lemes banget, kelihatan kayak mabuk,” ujar Hafiz.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui kadar alkohol serta penyebab pasti kelalaian tersebut.

Baca Juga: Kapal Cepat Banyuwangi–Denpasar, Solusi Cerdas Atasi Macet dan Buka Peluang Wisata Baru

Sementara itu, masyarakat di sekitar lokasi kejadian dikejutkan dengan insiden ini dan menyerukan pentingnya kontrol terhadap pengemudi yang berada dalam pengaruh minuman keras.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat pahit bahwa satu momen ceroboh di jalan raya bisa merenggut nyawa seseorang yang bahkan sedang melakukan hal baik.

KIB, yang hanya berniat membantu sahabatnya, harus meregang nyawa karena ulah pengemudi tak bertanggung jawab.

Pihak keluarga korban berharap keadilan ditegakkan seadil-adilnya, dan insiden serupa tidak terjadi kembali. Kota yang ramai ini perlu lebih banyak kesadaran, bukan hanya rambu lalu lintas.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.