Banten

Operasi Senyap KPK, Enam Orang Diciduk dalam OTT Proyek Jalan

Moehamad Dheny Permana | 28 Juni 2025, 19:38 WIB
Operasi Senyap KPK, Enam Orang Diciduk dalam OTT Proyek Jalan

Akurat Banten - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya.

Dalam sebuah operasi senyap, KPK berhasil menciduk enam orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Langkah cepat ini langsung menjadi sorotan publik karena berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam proyek pembangunan infrastruktur jalan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa keenam orang yang ditangkap tersebut langsung diterbangkan ke Jakarta dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih, markas besar KPK.

Ia juga menegaskan bahwa OTT ini tidak terjadi di Medan seperti kabar awal yang sempat beredar, melainkan di Mandailing Natal.

Baca Juga: Langkah Mini, Dampak Maksimal: Rahasia Hidup Terarah dengan Micro Goals

OTT ini disebut berkaitan dengan dugaan korupsi proyek jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta proyek preservasi jalan yang dikerjakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Meski belum dirinci siapa saja yang terjaring, namun dugaan kuat mengarah pada permainan kotor dalam lelang atau pelaksanaan proyek infrastruktur jalan.

Budi menambahkan, “Kami masih mendalami konstruksi perkaranya. Identitas pihak-pihak yang terlibat akan diumumkan setelah pemeriksaan awal selesai.”

Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang ditangkap.

Operasi ini merupakan OTT kedua yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025.

Baca Juga: Tak Perlu Bingung Lagi! Atur Gaya Harian Lewat Aplikasi Digital Closet

Sebelumnya, pada Maret, KPK juga melakukan OTT terhadap anggota DPRD dan pejabat Dinas PUPR di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, dalam kasus serupa.

Langkah KPK ini kembali menegaskan komitmen lembaga anti rasuah tersebut dalam membersihkan proyek-proyek strategis dari praktik korupsi.

Banyak pihak berharap agar operasi seperti ini menjadi sinyal bahwa tidak ada tempat aman bagi koruptor, di pusat maupun di daerah.

Publik kini menanti langkah lanjutan dari KPK, termasuk siapa saja yang resmi ditetapkan sebagai tersangka dan bagaimana detail kasus ini akan dibongkar secara terang benderang.

Satu hal yang pasti, OTT ini kembali menjadi pengingat bahwa korupsi di sektor infrastruktur masih menjadi PR besar di negeri ini.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.