JB Minta Evaluasi 4 Kepala OPD Salah Satunya Dinas Perizinan

AKURAT BANTEN, LEBAK – Mulyadi Jayabaya (JB) Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus koordinatir pangan Kadin Pusat meminta kepada Bupati dan wakil Bupati Lebak agar mengevaluasi kinerja 4 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Penkab Labak. Karena, kinerja ke 4 kepala OPD tersebut sangat mengecewakan dan hanya mementingkan keuntungan pribadi saja.
“Masih banyak pegawai yang kayak, buat apa jika tidak mau mendukung arah kebijakan pimpinan,” ujar JB, dalam sambutannya pada acara gerakan tanam padi sawah serentak bersama bupati Lebak di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Selasa (27/5/2025).
JB mantan Bupati Lebak dua 2 periode ini menyebutkan, ke 4 OPD yang layak di evaluasi yakni Kepala Dinas Perijinan Yadi Basari, Kepala Bapelitbangda Yosep M Kholis dan Kepala Disperindag Orok Sukmana, serta kepala Dindik Lebak Hari Setiono.
Untuk Kepala dinas perijinan, Yadi Basyari, dia tidak layak karena tidak mendukung program pemerintah pusat dan menghambat orang yang akan berinvestasi di Lebak. Sehingga, perijinan yang mereka tempuh sudah 2 tahun tidak selesai.
Untuk kepala Bapelitbangda, Sodara Yosop tanpa ada koordinasi telah memindahkan lokasi pembanguan TPS terpadu yang awalnya di kecamatan Cileles, pindah ke TPS terakhir Dengung Kecamatan Maja.
Baca Juga: Korupsi Bansos COVID-19 Muncul Lagi, KPK Periksa Pegawai Kemensos hingga Pihak LKPP
“Itu salah satunya kebijakan yang mereka lakukan, belum ada hal lain yang menyangkut anggaran dan usaha pribadi yang dimiliki Yosep yakni percetakan yang sengaja setiap OPD dianggarkan untuk percetakan agar ke perusahaan miliknya,” ungkap mantan Bupati .
Sementara, untuk Kepala Disperindag, dia Orok Sukmana tidak layak dan tidak mampu menangani pasar, sehingga banyak gejolak dan aduan kepadanya.
“Salah satunya pemasangan gate parking di pasar Sampay hingga membuat pasar jadi sepi pengunjung,” paparnya.
Baca Juga: Modus Suntik Gas Elpiji 3 Kg ke Tabung 12 Kg, Dua Pelaku di Tangerang Ditangkap Polisi
Sedangkan untuk Dinas Pendidikan, ujar JB, Kepala dinasnya sudah sangat layak diganti, karena berbagai masalah timbul dan tidak pernah kondusif. Bahkan, saat ini sedang dalam audit BPK dan KPK.
“Kami minta 4 orang ini sudah jangan djpakai lagi, masih banyak pegawai yang layak memimpin di 4 OPD tersebut, dan mereka layak berada di Staf ahli bupati saja,” tegas JB.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 4Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 5Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 8Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap









