Investasi Properti atau Emas? Simak Hasil Mengejutkan dari Perbandingan Terbaru Ini!

Akurat Banten - Dalam dunia investasi, properti dan emas menjadi dua pilihan yang kerap diperbandingkan.
Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun mana yang lebih menguntungkan dalam jangka panjang?
Studi terbaru yang dilakukan oleh sejumlah analis keuangan mengungkapkan hasil yang cukup mengejutkan.
Menurut data yang dihimpun dari beberapa sumber investasi terkemuka di Indonesia, tren kenaikan harga properti menunjukkan peningkatan stabil sekitar 5–10% per tahun, tergantung lokasi dan jenis properti.
Baca Juga: IMF Ramal Ekonomi RI Bakal Melemah, Sri Mulyani Langsung Siaga! Ada Apa Sebenarnya?
Di sisi lain, harga emas mengalami fluktuasi yang lebih tajam, namun memberikan keuntungan signifikan dalam periode tertentu, terutama saat terjadi ketidakpastian ekonomi global.
“Properti memberikan keuntungan dari dua sisi, yaitu kenaikan nilai aset dan pendapatan pasif melalui sewa.
Namun, dibutuhkan modal awal besar dan biaya perawatan,” jelas Anisa Putri, analis investasi senior di Jakarta pada Selasa, 30 April 2025.
Baca Juga: Tragedi Mengerikan di Tangerang: Sekuriti Bandara Diburu Terkait Kematian Anak 4 Tahun
Sementara itu, emas dinilai lebih likuid dan mudah dijual kapan saja, cocok untuk investasi jangka menengah dan diversifikasi portofolio.
Yang mengejutkan, dalam lima tahun terakhir, emas mencatat kenaikan nilai lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan properti di beberapa wilayah Indonesia.
Hal ini dipicu oleh tingginya permintaan global dan krisis ekonomi yang mendorong investor untuk beralih ke aset aman seperti logam mulia.
Kesimpulannya, baik properti maupun emas memiliki prospek yang menjanjikan tergantung tujuan investasi dan profil risiko masing-masing individu.
Baca Juga: Olahraga Ala Gen Z: Bukan Sekadar Sehat, Tapi Juga Stylish dan Viral!
Para ahli menyarankan diversifikasi sebagai strategi terbaik dalam mengelola aset dan memaksimalkan keuntungan jangka panjang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 9Bukan Cuma Menang 4-1, Italia Ukir Sejarah Lewat Kakak-Adik Esposito Setelah Lebih dari 1 Abad
- 10Barcelona Sudah Menggila di Liga Champions, tapi Lamine Yamal Bilang Trofi Tetap Bergantung pada Keberuntungan










