Banten

Gubernur Gercep, Jembatan Bolong Penghubung Ujung Kulon Kini Mulus!

Saeful Anwar | 28 April 2025, 20:50 WIB
Gubernur Gercep, Jembatan Bolong Penghubung Ujung Kulon Kini Mulus!

 

AKURAT BANTEN-Kabar gembira datang dari Pandeglang, Banten, Gubernur gercep saat ini jembatan bolong penghubung Ujung Kulon kini mulus. Impian warga Desa Tugu dan sekitarnya untuk memiliki jembatan yang aman dan nyaman kini terwujud. 

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten bergerak cepat memperbaiki jembatan penghubung vital yang sempat viral karena kondisinya yang memprihatinkan.

Baca Juga: Ratu Tatu Raih Penghargaan Top Pembina BUMD Tujuh Kali Berturut-turut

Instruksi Gubernur 

Aksi sigap ini merupakan respons langsung dari Gubernur Banten, Andra Soni, yang pekan lalu turun langsung meninjau kondisi jembatan di Desa Tugu, Kecamatan Cimanggu.

Pemandangan jembatan yang berlubang dan mengkhawatirkan itu mendorong ia untuk segera menginstruksikan perbaikan.

"Instruksi Gubernur Banten karena melihat kondisinya sudah mengkhawatirkan minta segera ditangani PUPR Provinsi dan sudah kita tangani langsung," ungkap Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, kepada awak media pada Senin (28/4/2025).

Baca Juga: QRIS Mendunia: Langkah Berani Indonesia di Tengah Gejolak Global

Jembatan ini memiliki peran krusial bagi mobilitas warga. Selain menghubungkan Desa Tugu dengan Cibadak dan Rancapinang, jembatan ini juga menjadi akses utama menuju kawasan wisata andalan Banten, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).

Kerusakan jembatan yang terletak di ruas jalan Padali-Rancapinang, yang sebenarnya merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Arlan menjelaskan detail perbaikan yang telah dilakukan. "Ada bolong di permukaan karena kita lihat banyak kondisi betonnya sudah aus sehingga terlihat besi, sehingga kami kemarin kupas hotmix lamanya, kemudian langsung layer pakai hotmix barunya untuk ditutup," jelasnya.

Baca Juga: Fenomena 'Warung Madura Baju Kuning', Video Durasi 2 menit 47 detik Menggemparkan TikTok!

Tak hanya menambal bagian yang berlubang, Dinas PUPR Banten juga melakukan pengaspalan ulang seluruh badan jembatan, memastikan permukaan yang mulus dan aman dilalui.

Sidak Langsung

Sebelumnya, kepedulian Gubernur Andra Soni terhadap kondisi infrastruktur yang vital ini memang patut diapresiasi.

Pada Senin (21/4) malam, beliau didampingi oleh Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, langsung meninjau jembatan yang kondisinya gelap gulita itu.

Baca Juga: 7 Cara Cerdas Menjaga Privasi di Era Digital: Jangan Sampai Data Pribadimu Bocor!

Dengan penerangan seadanya, Gubernur memeriksa setiap sudut jembatan, melihat langsung kerusakan pada lantai dan kerangka besinya.

Keprihatinan beliau kemudian berbuah instruksi tegas untuk segera melakukan perbaikan demi keselamatan warga.

Langkah cepat dan responsif dari Pemerintah Provinsi Banten ini tentu membawa angin segar bagi masyarakat Pandeglang, khususnya warga Desa Tugu dan sekitarnya.

Baca Juga: Kisah Pilu Pengusaha di Tangerang Selatan, Premanisme Tagih Setoran DemiKeamanan Rp.3 juta per Bulan

Jembatan yang kini telah diperbaiki diharapkan dapat kembali menjadi jalur transportasi yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi serta pariwisata di kawasan tersebut.

Kisah ini menjadi contoh bagaimana perhatian dan tindakan nyata dari pemimpin daerah dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat. 

Perbaikan jembatan Tugu bukan hanya sekadar perbaikan infrastruktur, tetapi juga wujud komitmen pemerintah dalam melayani dan memastikan keselamatan warganya. 

Baca Juga: 20 Universitas Terbaik di Banten 2025: Referensi Wajib Buat Calon Mahasiswa!

Semoga jembatan yang kini mulus ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kelancaran aktivitas dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Pandeglang (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman