Banten

Said Didu Buka-bukaan soal Pertemuan Tertutup dengan Prabowo, Bahas Reformasi Polri hingga Isu Gaza

Andi Syafrani | 1 Februari 2026, 19:10 WIB
Said Didu Buka-bukaan soal Pertemuan Tertutup dengan Prabowo, Bahas Reformasi Polri hingga Isu Gaza

AKURAT BANTEN - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, mengungkapkan isi pertemuan tertutup yang ia hadiri bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh nasional yang selama ini dikenal berada di luar lingkaran pemerintahan. Pertemuan tersebut disebut membahas berbagai isu besar yang menyentuh arah masa depan bangsa.

Melalui unggahan di akun X miliknya, @msaid_didu, Minggu (1/2/2026), Said Didu menyampaikan bahwa diskusi berlangsung secara mendalam dan terbuka.

Presiden Prabowo, kata dia, memimpin langsung jalannya pertemuan dan memaparkan pandangannya terkait kebijakan strategis nasional.

Baca Juga: Tekan Timbulan Sampah Tangsel, Maria Teresa Perkuat Bank Sampah

“Bapak Presiden mempresentasikan sendiri berbagai kebijakan strategis untuk percepatan perbaikan bangsa,” ujar Said Didu.

Ia menambahkan, meski Presiden didampingi sekitar sepuluh staf kepercayaan, paparan utama tetap disampaikan langsung oleh Prabowo. Hal itu, menurutnya, menunjukkan keseriusan dan keterlibatan penuh Presiden dalam merumuskan arah kebijakan negara.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu krusial menjadi sorotan. Salah satunya adalah reformasi Polri yang dinilai penting untuk memperkuat penegakan hukum dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Isu pemberantasan korupsi juga dibahas sebagai agenda prioritas yang tidak bisa ditawar.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penganiayaan Banser di Cipondoh Kota Tangerang, Habib Bahar Resmi Berstatus Tersangka

Selain itu, diskusi turut menyentuh persoalan kedaulatan sumber daya alam. Presiden disebut menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan alam yang berpihak pada kepentingan nasional, bukan sekadar keuntungan jangka pendek atau kelompok tertentu.

Tak hanya isu domestik, agenda internasional pun ikut mengemuka. Salah satunya adalah Board of Peace (BoP) Gaza, yang dibahas dalam konteks peran Indonesia di kancah global, khususnya terkait upaya perdamaian dan diplomasi kemanusiaan.

Baca Juga: Polisi Telusuri Asal Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah Meski Kasus Dihentikan

Said Didu menilai, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik dan masukan, termasuk dari tokoh-tokoh yang selama ini dikenal kritis terhadap pemerintah. Diskusi berlangsung cair, tanpa sekat formal yang berlebihan.

Menurutnya, Prabowo juga menegaskan bahwa kedaulatan politik, ekonomi, dan hukum menjadi fondasi utama dalam menjalankan pemerintahan.

Ketiga aspek itu, kata Said Didu, dipandang saling terkait dan harus diperkuat secara bersamaan agar Indonesia mampu berdiri tegak di tengah dinamika global.

Baca Juga: PBNU Resmikan Platform Investasi Syariah Global NHM Perkuat Peran NU di Panggung Ekonomi Dunia

Pertemuan ini dinilai menjadi sinyal penting bahwa pemerintah membuka ruang dialog dengan berbagai elemen bangsa, termasuk mereka yang berada di luar struktur kekuasaan. Said Didu berharap komunikasi semacam ini terus berlanjut dan benar-benar diterjemahkan dalam kebijakan nyata.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC