Banten

Viral Foto Nisa Diterima Garuda Indonesia Setelah Ketahuan Nyamar, Ternyata Ini Fakta di Baliknya!

Saeful Anwar | 15 Januari 2026, 07:32 WIB
Viral Foto Nisa Diterima Garuda Indonesia Setelah Ketahuan Nyamar, Ternyata Ini Fakta di Baliknya!

Jagat maya kembali diguncang oleh foto Khairun Nisa, gadis yang sempat viral karena menyamar sebagai pramugari Batik Air. Kali ini, ia dikabarkan langsung direkrut oleh Garuda Indonesia. Benarkah keberuntungan seajaib itu, atau ada rahasia lain di baliknya?

AKURAT BANTEN – Belum reda pembicaraan soal aksi nekat Khairun Nisa (23) yang menyamar menjadi kru kabin demi membahagiakan orang tuanya, kini netizen kembali dibuat heboh.

Sebuah foto beredar luas memperlihatkan Nisa mengenakan seragam kebanggaan maskapai pelat merah, Garuda Indonesia, sambil bersalaman dengan sosok yang disebut-sebut sebagai petinggi maskapai.

Banyak yang memuji, namun tak sedikit yang curiga. Benarkah Garuda Indonesia mengambil langkah berani merekrut sosok yang sempat tersandung kasus hukum di Bandara Soekarno-Hatta tersebut?

Baca Juga: Akhir Riwayat ‘Candi Monorel’ Jakarta: Proyek Ambisius yang Berakhir Jadi Rongsokan

Foto Viral: Fakta atau Manipulasi AI?

Setelah dilakukan penelusuran mendalam menggunakan teknologi SynthID dan verifikasi gambar, terungkap sebuah kenyataan pahit.

Foto yang memperlihatkan Nisa menerima sertifikat dari petinggi Garuda Indonesia tersebut adalah hasil rekayasa atau hoaks.

Gambar tersebut disinyalir dibuat menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) oleh oknum tak bertanggung jawab untuk memancing engagement di media sosial.

Hingga saat ini, pihak Garuda Indonesia tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi terkait perekrutan Nisa.

Baca Juga: Intip Gaji Sri Mulyani Usai Gabung Bill Gates Foundation dan ini Peran Barunya!

Tragedi di Balik Seragam Palsu

Mengapa Nisa sampai melakukan aksi senekat itu di awal Januari 2026 lalu?

Di balik seragam Batik Air hasil beli di toko online dan ID card kedaluwarsa 15 tahun yang ia pakai, tersimpan luka yang mendalam.

Nisa adalah korban dari tekanan sosial dan penipuan lowongan kerja.

Setelah gagal dalam seleksi resmi dan kehilangan uang akibat ditipu oknum loker bodong, ia merasa malu untuk pulang ke rumah di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Ia memilih "bersandiwara" menjadi pramugari sukses demi menjaga senyum orang tuanya—sebuah pilihan yang akhirnya justru membawanya ke kantor polisi.

Baca Juga: Sri Mulyani Masuk Jajaran Direksi Gates Foundation, Perkuat Peran Global Indonesia

Kabar Baik yang Nyata: Bukan Garuda, Tapi Beasiswa!

Meski narasi tentang Garuda Indonesia adalah hoaks, Nisa tidak sepenuhnya kehilangan harapan. Viralitas kisahnya ternyata mengetuk hati para profesional di bidang penerbangan.

Alih-alih direkrut langsung sebagai kru, Nisa mendapatkan tawaran yang lebih berharga:

Pendidikan Pramugari Gratis 100%. Tawaran ini datang dari Aeronef Academy, sekolah penerbangan resmi yang berbasis di Pare, Kediri.

"Kami ingin membantu Kak Nisa mewujudkan mimpi mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan bekal ilmu dan sertifikasi resmi," tulis pernyataan resmi Aeronef Academy melalui akun Instagram mereka.

Baca Juga: Waspada! Residivis Kambuhan Berkeliaran di Tangerang, Incar Motor Jemaah Masjid Saat Subuh: Begini Modusnya

Pelajaran Penting bagi Pencari Kerja

Kasus Nisa menjadi pengingat keras bagi masyarakat tentang ketatnya standar keamanan di dunia penerbangan.

Batik Air sendiri menegaskan bahwa setiap atribut maskapai hanya boleh digunakan oleh personel resmi yang telah melalui pelatihan ketat.

Kini, Nisa telah meminta maaf secara terbuka kepada pihak maskapai dan masyarakat.

Ia yang awalnya "bermimpi di atas awan" dengan cara yang salah, kini memiliki jalan legal untuk benar-benar terbang secara profesional (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman