TNI dan Relawan Hadirkan Layanan Medis dan Trauma Healing untuk Korban Banjir Bener Meriah

Akurat Banten - Tim kesehatan gabungan TNI Angkatan Darat bersama relawan turun langsung memberikan pelayanan medis sekaligus pemulihan trauma bagi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada akhir pekan lalu.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dipusatkan di Posko Kesehatan Gabungan Kecamatan Mesidah yang menjadi titik koordinasi penanganan kesehatan bagi masyarakat dari sejumlah desa terdampak bencana.
Dari posko tersebut, tim bergerak menjangkau wilayah terdampak seperti Desa Pantan Kuli serta Desa Cemparam Lama dan kawasan sekitarnya yang sebelumnya sempat terisolasi akibat banjir.
Data sementara mencatat sebanyak 167 warga mendapatkan layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan umum, pemberian obat-obatan, hingga pemantauan kondisi kesehatan lanjutan.
Jumlah penerima layanan itu terdiri atas 73 orang dewasa, 52 warga lanjut usia, serta 42 anak dan balita yang menjadi kelompok paling rentan pascabencana.
Pelayanan ini melibatkan 37 personel tim kesehatan gabungan yang berasal dari tenaga medis kecamatan, bidan desa, perawat puskesmas, unsur kesehatan TNI, dokter, hingga komunitas relawan.
Baca Juga: Prabowo Bahas Investasi Rp100 Triliun dengan Rosan di Hambalang, Hilirisasi dan Sampah Jadi Fokus
Personel TNI bersama Persit Kartika Chandra Kirana juga terlibat aktif membantu kelancaran kegiatan, mulai dari pengaturan lokasi hingga pendampingan warga selama proses pelayanan.
Di Desa Pantan Kuli, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak korban banjir melalui kegiatan trauma healing yang dirancang untuk memulihkan rasa aman dan keceriaan mereka.
Sekitar 40 anak mengikuti aktivitas bermain, bernyanyi, dan makan bersama yang dikemas secara sederhana namun penuh kehangatan.
“Anak-anak terlihat lebih ceria setelah diajak bermain dan bernyanyi bersama, ini penting untuk membantu mereka melupakan pengalaman buruk saat banjir,” ujar salah satu relawan kesehatan di lokasi.
Selain pendampingan psikologis, bantuan perlengkapan sekolah turut disalurkan kepada anak-anak sebagai bentuk dukungan agar mereka dapat kembali beraktivitas belajar.
Bantuan tersebut berasal dari PNS Kodam Iskandar Muda yang secara sukarela menggalang dukungan bagi warga terdampak.
Sementara itu, di Desa Cemparam Lama, tim kesehatan memberikan pelayanan serupa kepada warga dari Desa Cemparam Lama, Desa Cemparam Jaya, dan Desa Cemparam Pakat Jeroh.
Warga dari berbagai desa tersebut mendatangi titik pelayanan untuk memeriksakan kondisi kesehatan yang menurun pascabanjir.
Keluhan yang paling banyak ditangani oleh tim medis antara lain hipertensi, infeksi saluran pernapasan akut, demam, diare, gatal-gatal, dispepsia, hingga penyakit paru obstruktif kronik.
“Kondisi lingkungan pascabanjir sangat memengaruhi kesehatan warga, sehingga pemeriksaan dan pengobatan cepat menjadi kunci,” kata seorang tenaga medis TNI.
Tim kesehatan juga memberikan edukasi singkat kepada warga mengenai pola hidup bersih dan pencegahan penyakit di tengah keterbatasan fasilitas.
Baca Juga: Lonjakan Mobilitas Akhir Tahun Dongkrak Penjualan Tiket KAI Tembus Empat Juta Lebih
Langkah ini dilakukan agar risiko penyakit menular pascabencana dapat ditekan semaksimal mungkin.
Menurut tim di lapangan, keterpaduan antara pelayanan medis dan pemulihan psikologis dinilai efektif membantu warga bangkit secara fisik maupun mental.
Kehadiran aparat TNI dan relawan disebut memberi rasa aman sekaligus semangat bagi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan sehari-hari.
“Kami merasa terbantu dan diperhatikan, terutama anak-anak yang sempat trauma,” ujar seorang warga Desa Pantan Kuli.
Pelayanan terpadu ini diharapkan mampu menjaga kondisi kesehatan masyarakat terdampak dalam jangka pendek maupun menengah.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen TNI bersama unsur pemerintah daerah dan relawan dalam penanganan bencana secara berkelanjutan.
Dengan pendekatan kemanusiaan yang menyeluruh, pemulihan pascabanjir di Bener Meriah diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan merata.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 4Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 5Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 6Terungkap! Alasan Jokowi Gabung PSI Mulai Dibaca Pengamat, Ada Tujuan Besarnya Sinyal Politik untuk Kaesang dan Gibran Menuju 2029
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Data Desil Bermasalah, Warga Garut Meninggal di RSUD Dr. Slamet Tanpa Penanganan
- 9Eks Gelandang Timnas Spanyol Dukung Haaland Tinggalkan Man City, Barcelona Jadi Tujuan Ideal?
- 10Roy Keane Bereaksi Keras Usai Man City Dinyatakan Bersalah: “Buang Medali ke Tempat Sampah!”










