Banten

Diguyur Hujan Lebat, Kota Jeddah Kembali Terendam Banjir Bandang dan Picu Kepanikan

Andi Syafrani | 11 Desember 2025, 19:13 WIB
Diguyur Hujan Lebat, Kota Jeddah Kembali Terendam Banjir Bandang dan Picu Kepanikan

AKURAT BANTEN - Linimasa berbagai platform media sosial mendadak dipenuhi cuplikan dramatis dari Jeddah, Arab Saudi, setelah banjir bandang melanda kawasan pesisir kota tersebut pada Kamis (11/12/2025).

Video yang beredar memperlihatkan air cokelat pekat mengalir deras di antara bangunan dan kendaraan, menyerupai sungai yang meluap di tengah kota pusat aktivitas itu.

Dalam unggahan akun Instagram @warungjurnalis, terlihat air setinggi paha orang dewasa menggenangi sejumlah titik di Jeddah.

Baca Juga: Erick Thohir Tak Main-Main! Cabor Gagal Target di SEA Games 2025 Bakal Kena 'Kartu Merah'

Beberapa mobil tampak terjebak bahkan hampir terseret arus deras. Unggahan itu menuliskan bahwa banjir terjadi usai hujan lebat disertai angin kencang mengguyur wilayah pesisir tersebut sejak pagi hari.

“Jalanan dipenuhi air berwarna cokelat dan tampak seperti sungai yang sedang mengalir,” tulis akun itu dalam keterangannya, yang membuat publik semakin terkejut sekaligus khawatir terhadap kondisi warga di sana.

Media lokal Arab Saudi melaporkan bahwa cuaca ekstrem sebenarnya telah menghantui sejumlah wilayah sejak akhir pekan lalu, tepatnya sejak Sabtu (9/12/2025).

Intensitas hujan yang meningkat tajam membuat beberapa wilayah berada dalam status siaga banjir, termasuk Jeddah yang memang kerap menjadi lokasi rawan saat badai datang.

Baca Juga: Peluang Tipis, Tapi Belum Tamat: Sore Ini Jadi Penentu Nasib Timnas U-22 di SEA Games 2025

Mengutip laporan Gulf News, Pusat Meteorologi Nasional (NCM) memperingatkan bahwa badai petir dengan intensitas sedang hingga kuat, disertai hujan es dan angin kencang, diprediksi melanda beberapa wilayah secara bersamaan.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko banjir bandang di Makkah, Madinah, Qassim, Riyadh, Provinsi Timur, hingga wilayah Perbatasan Utara.

Sementara itu, wilayah Hail, Tabuk, dan Al-Jouf diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang. Di wilayah dataran tinggi barat daya Arab Saudi, kabut tipis juga dilaporkan mulai muncul sejak dini hari, membuat jarak pandang sebagian warga menurun drastis.

Baca Juga: Waduh! Tiga Eks Petinggi BTN BSD Terjerat Korupsi KUR Fiktif Rp13,9 M, Dana Kredit Malah Buat Deposit Judi Online

Laporan lain dari Saudi Press Agency (SPA) juga memperkuat peringatan cuaca buruk. Disebutkan bahwa Riyadh dan wilayah Timur kemungkinan besar akan diterjang badai petir kuat yang berpotensi memicu banjir mendadak, disertai hujan es serta angin pembawa debu yang dapat mengganggu aktivitas warga.

Adapun sejumlah daerah lain seperti Makkah, Al-Baha, Aseer, Jazan, Qassim, Perbatasan Utara, Al-Jouf, hingga Tabuk diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga menengah. Sebagian area di Madinah dan Hail juga berpotensi dilanda kabut pada pagi hari.

Baca Juga: Gubernur Aceh Kaget Dengar Kabar 80 Ton Bantuan Banjir Hilang: 'Entah Ke Mana, Akan Kita Cek!'

Situasi ini mendorong Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat. Mereka meminta warga tetap berada di tempat aman, menghindari lembah, jalur banjir, dan tempat-tempat yang rentan tergenang.

Peringatan itu diberikan untuk mencegah insiden yang lebih serius, terlebih saat banjir bandang bisa terjadi hanya dalam hitungan menit setelah hujan deras turun.

Otoritas setempat juga mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri melintas di jalan yang sudah tergenang, terutama yang arus airnya tidak bisa diprediksi.

Baca Juga: Pengakuan Sopir Pengangkut MBG yang Tabrak Belasan Siswa SDN 01 Kalibaru: 'Salah Injak Pedal Rem'

Hingga Kamis malam waktu setempat, otoritas masih memantau perkembangan cuaca, sementara warga terus berharap agar cuaca ekstrem segera mereda dan aktivitas harian bisa kembali berjalan normal.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC