Banten

Gelombang Bantuan Beras Mengalir ke Sumatera–Aceh, Bulog Pastikan Pasokan Aman untuk Warga Terdampak

Moehamad Dheny Permana | 29 November 2025, 23:07 WIB
Gelombang Bantuan Beras Mengalir ke Sumatera–Aceh, Bulog Pastikan Pasokan Aman untuk Warga Terdampak

Akurat Banten - Ribuan ton beras dipastikan segera bergerak ke wilayah banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sebagai langkah darurat memastikan warga terdampak tidak kekurangan pangan.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa lembaganya sudah menyiapkan stok melimpah yang siap dikirim tanpa menunggu lama.

Dalam pernyataannya, ia menuturkan bahwa total bantuan yang dikucurkan mencapai lebih dari satu juta kilogram beras untuk memenuhi kebutuhan pangan warga selama dua pekan ke depan.

"Total untuk dukungan beras 14 hari ke depan di tiga provinsi adalah 1.245.255 kilogram beras," ujarnya.

Baca Juga: Duka di Pesanggrahan, Detik-Detik Petaka yang Merenggut Nyawa Gary Iskak

Rizal menjelaskan bahwa angka tersebut bukan hasil perkiraan semata, melainkan mengacu pada usulan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di setiap provinsi yang terdampak.

Menurut dia, setiap pengajuan dihitung berdasarkan jumlah jiwa yang terkena dampak dan jatah konsumsi harian sesuai standar pemerintah sehingga distribusinya bisa tepat sasaran.

Wilayah Aceh menjadi daerah dengan jumlah korban terdampak terbanyak, mencapai lebih dari 158 ribu jiwa, sehingga kebutuhan beras untuk tahap awal mencapai lebih dari setengah juta kilogram.

"Permohonan bantuan beras dampak banjir untuk Provinsi Aceh yang diajukan 158.752 jiwa, dikalikan 250 gram per hari, dikalikan 14 hari, sehingga total beras untuk masyarakat Aceh di tahap awal 14 hari ke depan ini adalah 555.632 kilogram beras," paparnya.

Bantuan untuk Aceh disebut sudah mulai didorong dari sejumlah gudang daerah agar masyarakat yang terisolasi banjir tetap mendapatkan pasokan pangan.

Sumatera Barat turut menerima alokasi besar mengingat lebih dari seratus ribu jiwa terdampak, dengan total kebutuhan mencapai 356.318 kilogram untuk memenuhi jatah konsumsi harian selama dua pekan.

Rizal memastikan pendistribusian di wilayah ini akan diperkuat melalui jaringan gudang regional agar pengiriman bisa berlangsung tanpa hambatan di lapangan.

Adapun masyarakat di Sumatera Utara mendapatkan alokasi sebanyak 333.305 kilogram beras, disesuaikan dengan jumlah warga terdampak yang mencapai 95.230 jiwa.

Bulog menegaskan bahwa seluruh stok bantuan sudah disebar ke kantor wilayah hingga cabang di masing-masing kabupaten dan kota sehingga setiap titik bencana dapat segera dijangkau.

Baca Juga: Korban Tembus 303 Jiwa, Banjir Bandang Sumatra Makin Mencekam, Warga Berteriak Minta Pertolongan

"Ini yang disiapkan Bulog di masing-masing Pinwil ataupun Pinca yang ada di daerah kabupaten/kota masing-masing, yang tersedia di masing-masing gudang," jelasnya.

Menurut Rizal, laporan dari tim lapangan menunjukkan bahwa proses distribusi bantuan berjalan lancar dan terpantau oleh seluruh unit Bulog di daerah.

"Dan ini sudah terdata dan sudah terlaporkan oleh rekan-rekan Bulog yang ada di masing-masing kabupaten/kota yang terdampak bencana," tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum adanya pengajuan resmi dari BPBD, Bulog telah lebih dulu mengirimkan bantuan cepat berupa 155.802 kilogram beras sebagai respon awal bagi warga yang terkena banjir.

Rincian bantuan tahap pertama itu terdiri dari 73.193 kilogram untuk Aceh, 40.000 kilogram untuk Sumatera Utara, dan 42.609,25 kilogram untuk Sumatera Barat.

Dengan dukungan logistik yang terus mengalir, pemerintah berharap situasi di wilayah banjir dapat segera stabil dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.