Tagihan Naik Saat Air Mati Dua Pekan, Warga TKP 1 Sebut PDAM TKR Main Curang

AKURAT BANTEN - Warga Perumahan Taman Kota Permai 1, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan lonjakan tagihan air Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR).
Kenaikan itu terjadi meski pasokan air bersih di wilayah mereka sempat terhenti hampir dua pekan pada akhir September lalu.
Salah seorang warga, Hendra (42), mengatakan dirinya heran ketika menerima tagihan air bulan Oktober yang justru membengkak. Padahal, selama dua minggu penuh, air PDAM tidak mengalir sama sekali ke rumahnya.
“Selama dua minggu air mati, kok tagihannya malah naik. Dasarnya dari mana perhitungannya? Kami ingin penjelasan yang transparan,” ujar Hendra, Selasa (8/10/25).
Menurutnya, kondisi tersebut tidak masuk akal karena pemakaian air praktis menurun selama gangguan terjadi.
Namun sistem penagihan PDAM TKR tetap mencatat konsumsi seperti dalam kondisi normal, bahkan lebih tinggi dari biasanya.
Baca Juga: Lima Perusahaan Tambang Timah di Babel Terseret Kasus Hukum Akibat Rusak Lingkungan
"Misalnya sebelumnya tagihan saya kisaran Rp208 ribu, tapi sekarang bisa tembus Rp250 ribuan. Padahal air selama dua minggu kemarin kan ada perbaikan, dan hampir enggak jalan sama sekali. Ini jelas aneh,” kata Hendra dengan nada kesal.
Hendra mengaku belum melaporkan hal itu ke pihak PDAM TKR melalui kanal pengaduan pelanggan.
Kata Hendra hingga kini, belum juga ada penjelasan resmi dari TKR yang menjelaskan alasan kenaikan tarif tersebut.
Baca Juga: Dukungan FSPI untuk Program Makan Bergizi Presiden Prabowo Menggema di Tengah Isu Politisasi
“Kalau memang ada sistem baru atau kesalahan pencatatan, ya seharusnya diberi tahu. Jangan diam saja sementara warga merasa dirugikan,” tambahnya.
Warga di lingkungannya juga kata Hendra merasakan hal serupa. Banyak di antara mereka yang membandingkan tagihan bulan ini dengan bulan sebelumnya, dan mendapati selisih yang cukup besar meski pasokan air tidak lancar.
Warga berharap, perusahaan daerah itu segera melakukan pengecekan ulang terhadap pencatatan meter air dan menjelaskan dasar perhitungan tarif yang membuat tagihan melonjak.
“Kami tidak menolak bayar, tapi yang kami minta itu keadilan dan keterbukaan. Kalau air mati dua minggu, logikanya tagihan turun, bukan naik,” tegas Hendra.
Sampai berita ini diturunkan, pihak PDAM TKR belum memberikan keterangan terkait keluhan pelanggan di Taman Kota Permai 1.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Gibran? Prabowo Disebut Punya 4 Kandidat Cawapres, Ada Nama Mengejutkan
- 2Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 3Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 4Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Pramono Anung Buka Suara, 'Ada Pesan Penting untuk Pemerintah'
- 6Roy Suryo Bongkar Kejanggalan Dokumen Pendidikan Gibran, Ada Keterangan yang Dipertanyakan
- 7Langit Malam 14 September Bikin Geger, Bulan dan Venus Ternyata Punya 'Pertunjukan' Khusus
- 8Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 9Roy Suryo Minta Rp206 Juta, Hakim Cuma Beri Rp5 Juta! Responsnya Bikin Kaget
- 10Life Jacket Bertuliskan KM Samudera Pratama Ditemukan di Selat Sunda








