Banten

Hasil Forensik Ungkap Tak Ada Jejak Orang Lain di Kasus Kematian Diplomat Muda ADP

Moehamad Dheny Permana | 29 Juli 2025, 20:51 WIB
Hasil Forensik Ungkap Tak Ada Jejak Orang Lain di Kasus Kematian Diplomat Muda ADP

Akurat Banten - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri merilis hasil pemeriksaan mendalam atas kasus meninggalnya diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), yang ditemukan wafat di tempat kosnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Temuan penting dari Puslabfor menyatakan bahwa tidak ada bukti keterlibatan pihak lain dalam kejadian tersebut.

Pemeriksaan terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa tidak terdapat jejak biologis maupun sidik jari milik orang lain.

“Terhadap pemeriksaan yang kami lakukan, kami tidak menemukan adanya bercak darah, sperma atau material biologi yang ada di TKP seperti di kamar korban maupun di luar kamar korban seperti di kamar mandi dan di ruang tidur,” jelas Ahli DNA Puslabfor Polri, Kompol Irfan Rofik.

Sebanyak 13 barang bukti diperiksa secara rinci, termasuk lakban kuning dan gelas kaca yang ditemukan di kamar korban.

Hasilnya menunjukkan hanya ada DNA dan sidik jari milik ADP.

Baca Juga: Kebakaran Pasar Taman Puring Disusupi Aksi Penjarahan: Orang Lagi Susah, Malah Dijarah

“Berdasarkan pemeriksaan sidik jari oleh Pusinafis Bareskrim Polri terhadap barang bukti berupa satu buah lakban kuning dan satu gelas kaca dari dalam kamar korban tidak ditemukan sidik jari orang lain selain korban,” tambah Irfan.

Hal menarik lainnya yang turut disampaikan, lakban yang ditemukan menempel pada tubuh korban ternyata dibeli sendiri oleh korban bersama istrinya saat berada di Yogyakarta pada akhir Juni 2025.

Temuan ini menguatkan analisis bahwa tidak ada pihak luar yang terlibat langsung dalam proses meninggalnya ADP.

Dari sisi penyelidikan, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya juga telah melakukan serangkaian langkah investigatif.

Penyidik menggandeng sejumlah ahli mulai dari forensik, psikologi, hingga digital forensik guna mengungkap penyebab kematian.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Wira Satya Triputra, menyampaikan bahwa hasil analisis dari seluruh pihak terkait mengarah pada kesimpulan tunggal.

“Indikator kematian pada ADP ini meninggal tanpa keterlibatan pihak lain,” tegasnya.

Baca Juga: Panik! Harga Emas Antam Turun Terus, Terendah Sepanjang Juli Jadi Segini Harganya

Dalam investigasi ini, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun bukti adanya peristiwa pidana.

“Penyelidik juga menyimpulkan belum ditemukan adanya peristiwa pidana terhadap korban,” ujar Wira.

Meski begitu, pihak kepolisian tetap membuka ruang bagi informasi tambahan dari publik jika ada hal-hal yang belum terungkap.

Namun, hingga saat ini, semua bukti dan keterangan mengarah pada kejadian yang terjadi tanpa campur tangan pihak lain.

Kasus kematian ADP sempat menjadi sorotan publik karena statusnya sebagai diplomat muda dengan karier yang menjanjikan.

Namun, dengan hasil forensik yang semakin terang, kepolisian berharap publik dapat memahami hasil penyelidikan yang dilakukan secara komprehensif dan ilmiah.

Kini, proses administrasi penutupan penyelidikan tengah disiapkan sembari tetap mempertimbangkan setiap kemungkinan tambahan yang mungkin muncul dari pihak keluarga maupun informasi baru dari masyarakat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.