Citra Wakil Rakyat Dipertaruhkan: Profil dan Polemik Megawati Zebua

Akurat Banten - Megawati Zebua, anggota DPRD Sumatera Utara sekaligus kader Partai Golkar, belakangan ini menjadi sorotan publik setelah videonya yang terlibat pertengkaran dengan seorang pramugari viral di media sosial.
Insiden ini terjadi di dalam pesawat Wings Air, dan meskipun penyebab pastinya belum diketahui secara pasti, video yang beredar menunjukkan Megawati mendorong bahkan nyaris mencekik pramugari tersebut.
Menurut narasi yang menyertai video tersebut, pertikaian diduga bermula dari masalah bagasi kabin.
Disebutkan bahwa Megawati membawa koper ke dalam kabin, namun koper tersebut kemudian dipindahkan oleh pramugari.
Baca Juga: Jangan Asal Jalan! Ini Alasan Legalitas Jadi Nyawa Bisnis Anda
Tindakan itu memicu kemarahan Megawati dan menyebabkan keributan di dalam pesawat.
Merespons insiden ini, Partai Golkar melalui Sekretaris DPD Golkar Sumatera Utara, Ilhamsyah, menyatakan bahwa pihaknya segera akan memanggil Megawati untuk memberikan penjelasan.
Ilhamsyah menegaskan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk memperoleh klarifikasi langsung dari yang bersangkutan, agar partai bisa memahami duduk perkara secara utuh.
“Kami akan segera meminta klarifikasi dalam waktu dekat,” ujar Ilhamsyah.
Baca Juga: Cerdas Berbisnis di Era Digital, Peran Teknologi dalam Menekan Biaya dan Meningkatkan Produktivitas
Ia menambahkan bahwa partai ingin mengetahui secara pasti konteks kejadian yang telah menyebar luas di media sosial itu.
Megawati sendiri merupakan anggota DPRD Sumut periode 2024–2029.
Wanita berusia 47 tahun ini berasal dari Gunungsitoli dan saat ini berdomisili di Nias Selatan.
Ia terpilih dari daerah pemilihan Sumatera Utara VIII yang meliputi Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, serta Kota Gunungsitoli.
Dalam Pemilu terakhir, Megawati maju dari Partai Golkar dengan nomor urut 3.
Baca Juga: TRAGEDI MAUT DI TANGSEL: Niat Selamatkan Harta, Pria Lansia Meninggal Dunia Dalam Kebakaran Dahsyat!
Berdasarkan informasi yang ada, ia juga pernah menjabat sebagai anggota dewan pada periode sebelumnya, meski tidak banyak pemberitaan yang mengulas lebih jauh tentang riwayat karier politiknya.
Peristiwa ini menambah daftar kasus viral yang melibatkan pejabat publik, dan menjadi perhatian banyak pihak, terutama menyangkut etika serta tanggung jawab sosial seorang wakil rakyat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jimly Asshiddiqie Soroti Polemik Ijazah Gibran, Ungkap Mekanisme Jika Wapres Diberhentikan
- 10Terungkap di Sidang MK, Bawaslu Sempat Terkendala Akses Data Pendidikan Gibran







