Banten

Waspada! 10 Modus Penipuan WhatsApp yang Perlu Anda Ketahui

Saeful Anwar | 12 Februari 2025, 15:06 WIB
Waspada! 10 Modus Penipuan WhatsApp yang Perlu Anda Ketahui

 

AKURAT BANTEN - WhatsApp telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Kemudahan dan fiturnya yang beragam menjadikannya aplikasi pesan yang populer. Namun, popularitas ini juga dimanfaatkan oleh para penipu.

Mereka menggunakan berbagai cara untuk mengelabui dan mencuri informasi pribadi atau uang Anda.

Berikut adalah beberapa modus penipuan WhatsApp yang perlu Anda waspadai:

Baca Juga: Penetapan Awal Ramadhan 2025: Antara Hisab Muhammadiyah dan Rukyatul Hilal NU

1. Penipuan Undangan Pernikahan

Modus ini sering ditemukan. Anda akan menerima pesan berisi file image atau APK yang diklaim sebagai undangan pernikahan.

Jangan pernah membuka atau mengunduh file tersebut. Bisa jadi itu adalah virus yang akan menguras data pribadi Anda.

2. Penipuan Kurir Paket

Anda akan menerima pesan seolah-olah dari kurir yang menginformasikan bahwa Anda memenangkan hadiah dan diminta untuk mengklik tautan atau link yang diberikan.

Baca Juga: Dirjen Migas ESDM Achmad Muchtasyar Dicopot, Usai Kantor Ditjen Migas Digeledah Kejagung

Jangan lakukan itu! Itu adalah upaya phishing, di mana penipu mencoba mendapatkan informasi pribadi Anda, seperti nomor rekening atau kata sandi.

3. Penipuan dengan Mengaku Sebagai Orang yang Dikenal

Penipu akan berpura-pura menjadi teman atau keluarga Anda. Mereka mungkin meminta Anda untuk mentransfer uang dengan alasan yang mendesak. Selalu konfirmasi kebenaran informasi ini dengan menghubungi orang yang bersangkutan secara langsung melalui telepon atau cara lain.

Baca Juga: Marak Pungli Dalam Pembuatan Sertifikat Halal, Babe Haikal: Kami akan Tindak Tegas Pelaku!

4. Penipuan Kode OTP

Anda mungkin menerima pesan berisi kode OTP (One Time Password) yang bukan Anda minta. Jangan pernah memberikan kode ini kepada siapa pun, bahkan jika mereka mengaku dari pihak bank atau layanan lainnya. Kode OTP bersifat pribadi dan rahasia.

5. Penipuan dengan Nomor Tidak Dikenal

Jangan terburu-buru merespons pesan dari nomor yang tidak Anda kenal. Terutama jika pesan tersebut berisi tawaran menggiurkan atau permintaan informasi pribadi. Abaikan saja pesan tersebut atau blokir nomornya.

Baca Juga: Diduga Adanya Pungli Dalam Pembuatan Sertifikat Halal, Pemilik Warteg Diminta Rp10 Juta

6. Pengumuman Dari Bank 

Sesuai namanya, penipu dalam hal ini mengaku sebagai utusan dari bank. Contoh modusnya, mereka mengirim pesan dan memberitahukan bahwa Anda menang undian, lalu meminta untuk melakukan pembaruan data pribadi.

Nah, di sini mereka bertujuan untuk mendapat password hingga username yang biasa dipakai korban untuk bertransaksi online.

Ada lagi, modus penipu yang meminta korban mengklik tautan untuk mengisi persetujuan dan semacamnya. Jika korban terbujuk dan menuruti, pelaku bisa mencuri data korban. 

Baca Juga: KPK Amankan Deposito Rp6,4 Miliar saat Geledah Kantor Asuransi Jasa Raharja di Bandung

 7. Modus Tagihan PLN 

Berikutnya melalui modus tagihan PLN. Penipu berpura-pura menjadi petugas PLN, lalu meminta penerima pesan mengecek tagihan listrik melalui file APK.

8. Penawaran Kerja

 Pelaku berpura-pura sebagai perekrut dari perusahaan yang menawarkan lowongan pekerjaan, meski Anda belum pernah melamar posisi tersebut.

Di sini, mereka menjanjikan kerja yang menguntungkan, jam kerja yang fleksibel hingga gaji besar hanya dengan melalui pendaftaran di link palsu yang diberikan. 

Baca Juga: Polisi Buru Buronan Maling Baterai BTS di Kawasan Bandara Soetta, Rugikan Rp700 jita

9. Modus Minta Tolong 

Cara kerja modus minta tolong ini cukup sederhana. Penipu biasanya memakai foto dan biodata orang yang dikenal korban, lalu mengirim pesan orang-orang terdekat meminta tolong dipinjamkan uang dengan bermacam alasan.

10. Penipuan QR Code

Ada lagi penipuan yang menggunakan kode QR tertentu atau disebut 'quishing'. Istilah tersebut mengacu pada gabungan dari kode QR dan phishing.

Pelaku menggunakan kode QR tertentu yang mengarahkan korban ke situs web palsu untuk mencuri data pribadi. Jika terjebak, korban bisa mengalami banyak kerugian.

Baca Juga: Kolaborasi Epic! Saykoji dan Fuji Rilis Lagu 'Online' yang Viral

Tips Menghindari Penipuan WhatsApp

 * Jangan Klik Tautan Mencurigakan: Jangan pernah mengklik tautan atau link yang Anda terima melalui WhatsApp, terutama dari nomor yang tidak dikenal.

 * Jangan Bagikan Informasi Pribadi: Jangan pernah memberikan informasi pribadi Anda, seperti nomor rekening, kata sandi, atau kode OTP kepada siapa pun.

 * Verifikasi Informasi: Selalu verifikasi informasi yang Anda terima melalui WhatsApp, terutama jika berkaitan dengan keuangan atau identitas seseorang.

Baca Juga: Jangan Kaget! Deddy Corbuzier Kini Jadi Bagian Penting Pertahanan RI!

 * Blokir Nomor Mencurigakan: Jika Anda menerima pesan dari nomor yang mencurigakan, segera blokir nomor tersebut.

 * Laporkan ke Pihak Berwajib: Jika Anda menjadi korban penipuan WhatsApp, segera laporkan ke pihak berwajib.

Penting untuk diingat:

 * WhatsApp tidak pernah meminta informasi pribadi atau kode OTP Anda.

 * WhatsApp tidak mengadakan undian atau memberikan hadiah melalui pesan.

Baca Juga: Simak! Fungsi Restart HP yang Perlu Kamu Ketahui, Salah Satunya Bisa Optimalkan Kinerja HP

 * Jika Anda ragu, jangan ragu untuk menghubungi pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti tips di atas, Anda dapat melindungi diri Anda dari berbagai modus penipuan WhatsApp.

Jangan biarkan para penipu merusak hari Anda. Jadilah pengguna WhatsApp yang cerdas dan aman! (**)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman