Proyek MTsN Pasir Bungur Terancam Mangkrak, Pekerja Menjerit, Diduga Upah Tak Kunjung Dibayar

AKURAT BANTEN, LEBAK - Proyek pembangunan MTsN Pasir Bungur, Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Banten, terancam mangkrak, pekerja menjerit, diduga upah tak kunjung dibayar oleh pihak CV Langgeng Gemilah.
Pasalnya, upah sejumlah tenaga pekerja, hingga saat ini belum dibayar. Tidak itu saja, proyek senilai 2,6 miliar yang dilaksanakan CV Langgeng Gemilah tersebut, yang menggunakan bersumber Anggaran Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Banten tahun anggaran (TA) 2024 ini, hampir sepekan lebih tak ada aktivitas pekerjaan.
”Ia, baru kemarin ada yang kerja memasang nama madrasah, untuk tukang bangunannyah tidak ada,” ujar Dase Taufik Kepala MTs Negeri Pasir Bungur, Kecamatan Cimarga, melalui telpon, Jumat (4/10/2024).
Baca Juga: Sachrudin Calon Walikota Tangerang, Diduga Gunakan Politik Uang Dalam Meraih Simpati
Dase juga mengaku tidak tahu, kenapa para pekerja bangunanya, tidak ada yang beraktivitas. Padahal proyek pembangunan MTsN tersebut belum selesai.
”Pintu Wc saja, kalau tidak salah ada 6 titik, di dua lantai hingga sekarang belum terpasang, terus loster pintu kelas juga ada yang belum dipasang. Ya, diperkirakan ada sekitar 10 persenan lagi yang belum selesai," jelas Dase.
Hal senada dikatakan Oong, salah satu tenaga bangunan di MtsN tersebut. Menurutya, upah kerjanya hingga kini belum dibayar lunas oleh pihak pelaksana.
Baca Juga: Kobaran Api Hanguskan 3 Lantai dan Gereja di Mal Ciputra Grogol, Telan Kerugian Sekira Rp5,6 M
”Dari jumlah sekitar Rp 7 juta upah kerja kami , baru dibayar sekira Rp 4 jutaan, ada sekitar Rp 3 jutaan yang belum dibayar, ada kali kesini 12 hari mah belum dibayar, kami selalu dijanjikan saja,” ungkap Oong.
Dengan belum dibayar penuhnya upah kerja itu, kata Oong, pihaknya merasa punya beban moral yang besar, karena upah kerja yang belum dibayar itu, bukan untuk dirinya sendiri, tapi untuk 6 orang rekanya.
”Kan yang mengkoordinir untuk ke 6 rekan itu saya (Oong Red) mungkin prasangka dari rekan rekan mah dari sananya sudah dibayar, padahal belum. Ini yang menjadi beban moral bagi saya," pungkas Oong.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Tak Mau Pergi Sebelum Mobil Jemputan Puan Datang, Ada apa ?
Sementara itu, H Indi pihak CV Langgeng Gemilah, saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh jurnalis Akurat Banten belum merespon hingga berita ini diturunkan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










