Banten

Suami Istri di Cipondoh Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah

Noudhy Valdryno | 6 September 2024, 00:02 WIB
Suami Istri di Cipondoh Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah

 

AKURAT BANTEN - Warga Cipondoh, Kota Tangerang, dibuat geger dengan penemuan mayat sepasang suami istri (Pasutri) yang ditemukan telah tewas bersimbah darah di dalam rumah. 

Tragisnya, pasutri yang ditemukan sekira pukul 11.00 WIB itu dalam keadaan dengan penuh luka di sekujur tubuh. 

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol David Y Kanitero menyebutkan, mayat pasutri yang telah lanjut usia (Lansia) berinisial BK (70), sang suami, kemudian RB (65) sang istri ini ditemukan di ruang berbeda. 

“Jadi posisi istri di kamar dan suami di ruang tamu,” katanya. 

Penemuan mayat itu, berawal dari laporan masyarakat yang curiga terhadap penghuni rumah yang sudah beberapa hari tak terlihat dan tercium bau tidak sedap dari kediamannya. 

Baca Juga: Parkir Motor di Minimarket Tangerang, Seorang Pria Ditembak Kepalanya Oleh Pelaku Curanmor

"Berdasarkan keterangan awal dari para saksi tetangga, jika melihat pasangan itu pada Minggu, 1 September 2024," terangnya.

David menjelaskan, saat melakukan pengecekan ditemukan barang bukti dua pisau yang berada tidak jauh dari keduanya. Saat ini, penyelidikan secara intensif tengah dilakukan untuk pengungkapan.

"Dari TKP kita amankan dua pisau yang kita temukan di samping korban laki-laki itu. Kita terus melakukan penyelidikan, kemudian dari lab forensik kami masih tunggu hasilnya," jelasnya.

Baca Juga: Pria di Jatiuwung Tangerang Nekat Gantung Diri di Tiang Gawang Karena Faktor Ekonomi Keluarga

Saat dilakukan pengecekan ke lokasi kejadian, kondisi rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Selain itu, barang-barang di dalam rumah tidak ada yang hilang.

“Untuk saat ini jasad dari suami istri, berada di instalasi pemulasaran jenazah RSUD Kabupaten Tangerang, untuk dilakukan autopsi,” terangnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.