Kemenkes Sebut RS Indonesia di Gaza Palestina Tak Lagi Beroperasional Setelah Diserang Tentara Israel

AKURAT BANTEN - Kepala Pusat Krisis Kesehatan di Kementerian Kesehatan, Sumarjaya menyebutkan kondisi RS Indonesia di Gaza Palestina belum dapat beroperasional.
Hal tersebut akibat putusnya aliran listrik di wilayah tersebut. Sehingga, untuk saat ini para warga tidak dapat mendapatkan pertolongan medis dari fasilitas kesehatan di RS Indonesia.
"Untuk saat ini saya belum update lagi terbarunya seperti apa. Tapi informasi yang saya dapat sekarang RS Indonesia di Palestina itu sudah tidak dapat dialiri listrik lagi," ungkap Sumarjaya kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Rabu, (22/11/2023) dini hari.
Hal tersebut terjadi, kata Sumarjaya, dikarenakan adanya serangan dari pasukan Israel. Sehingga ratusan pasien yang sedang dirawat harus dievakuasi.
“Yang saya tahu, ada sekitar ada 200 pasien dievakuasi. Dan untuk saat ini RS Indonesia belum bisa beroperasi kembali,” ungkapnya.
- Baca Juga: Melalui Bandara Soetta, Bantuan Obat Obatan dan Perlengkapan Medis Senilai 31,9 M Dikirim ke Palestina
- Baca Juga: Kejam! Mata-mata Israel Sengaja Dibiarkan Komandannya Tidur Bersama Mayat Dan Tidak Dihargai Pendapatnya
- Baca Juga: Jessica Iskandar Emosi Lihat Penipu Dirinya Tiba di Bandara Soetta Usai Kabur ke Thailand
Namun, Sumarjaya menyebutkan, jika nanti ada bantuan lagi dari Tanah Air untuk RS Indonesia di Gaza Palestina pihaknya tentu akan coba komunikasikan kembali ke pemerintah setempat.
"Kalau sudah berhenti perang nanti kita bisa berikan pelayanan kembali. Ini kombinasi masyarakat dan pemerintah dalam menghidupkan kembali RS Indonesia di Palestina," imbuhnya.
Untuk saat ini, pihaknya telah mendistribusikan tahap satu yang telah tersalurkan kepada warga Palestina di Gaza. Untuk tahap dua yang hari ini akan dikirimkan melalui UNRWA.
“Semoga tidak ada hambatan dan akan tersalurkan ke masyarakat di sana. Intinya kami telah memastikan bahwa bantuan tahap satu sudah tersalurkan. Semoga bantuan tahap kedua tidak kendala," harapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










