Konflik Inara Rusli dan Virgoun soal Hak Asuh Anak Kembali Disorot Publik

AKURAT BANTEN - Konflik antara Inara Rusli dan mantan suaminya, Virgoun, kembali menjadi perhatian publik.
Meski keduanya sudah resmi berpisah, persoalan terkait hak asuh anak masih terus menjadi pembahasan, baik di media maupun media sosial.
Dalam beberapa kesempatan wawancara, Inara Rusli mengungkapkan bahwa konflik yang terjadi belakangan ini bukanlah hal baru.
Baca Juga: Aksi No Na di M7 World Championship Viral, Penuh Energi dan Bikin Heboh Penonton
Ia menyebut bahwa berbagai perasaan yang muncul, termasuk rasa sedih dan kecewa, sering kali hanya ia jadikan sebagai pelampiasan emosi agar tidak terus dipendam.
Menurutnya, hal tersebut lebih baik daripada harus terus larut dalam kesedihan.
Inara juga menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah kesejahteraan anak-anaknya. Meski situasi dengan Virgoun belum sepenuhnya membaik, ia berusaha tetap bersikap tenang dan dewasa demi masa depan buah hatinya. Baginya, anak-anak adalah prioritas utama yang harus dilindungi dari konflik orang dewasa.
Baca Juga: 7 Ragam Tradisi Daerah dalam Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan
Di sisi lain, banyak netizen yang ikut memberikan tanggapan terkait permasalahan ini. Ada yang mendukung Inara, ada pula yang berharap kedua belah pihak bisa segera menemukan jalan tengah. Tak sedikit pula yang mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik demi menjaga kesehatan mental anak-anak.
Konflik ini juga menunjukkan bagaimana kehidupan pribadi seorang publik figur mudah menjadi konsumsi publik. Setiap pernyataan dan sikap sering kali langsung mendapat sorotan luas, baik positif maupun negatif.
Meski menghadapi banyak tekanan, Inara Rusli terlihat berusaha tetap kuat dan tegar. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu menjalani peran sebagai ibu sekaligus menjaga kestabilan emosinya di tengah situasi yang tidak mudah.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Munggahan, Cara Masyarakat Sunda Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan
Ke depannya, publik berharap Inara dan Virgoun bisa menyelesaikan persoalan ini dengan baik, tanpa harus memperpanjang konflik. Dengan begitu, anak-anak mereka bisa tumbuh dalam lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




