Detik-Detik KM Barcelona V Terbakar di Laut Talise, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

AKURAT BANTEN – Insiden laut kembali mengguncang perairan Indonesia.
Kali ini, Kapal Motor (KM) Barcelona V dilaporkan mengalami kebakaran hebat saat melintas di perairan Talise, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Minggu, 20 Juli 2025, sekitar pukul 13.50 WITA.
Baca Juga: Tragedi di Galangan Kapal Batam: Kapal Tanker Meledak, Empat Tewas dan Lima Luka-luka
KM Barcelona V diketahui sedang berlayar dari Kepulauan Talaud menuju Kota Manado, Sulawesi Utara, saat insiden tersebut terjadi.
Asap dan api diduga mulai muncul dari salah satu bagian mesin kapal sebelum akhirnya menjalar dengan cepat.
Kondisi cuaca yang cukup cerah tidak menghentikan kobaran api yang melahap sebagian besar badan kapal.
Menanggapi kejadian ini, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui akun resmi media sosialnya mengumumkan bahwa mereka telah membentuk tim SAR gabungan untuk melakukan operasi penyelamatan dan evakuasi para penumpang dan awak kapal yang terdampak.
“Tim gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Manado, TNI AL, Polairud, BPBD, dan relawan lokal telah diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR,” tulis Basarnas dalam unggahannya pada Minggu sore.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah penumpang yang berada di atas KM Barcelona V saat kejadian berlangsung, maupun jumlah korban jiwa atau luka-luka.
Namun, beberapa laporan sementara menyebutkan bahwa sejumlah penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke laut dan menggunakan pelampung.
Tim SAR kini tengah fokus pada proses pencarian dan evakuasi para korban, baik yang masih berada di laut maupun yang telah berhasil mencapai pantai terdekat.
Baca Juga: Kapal Militer AS USS Nimitz Melintas di Laut Indonesia usai Bombardir Fasilitas Nuklir Iran
Beberapa kapal nelayan setempat juga terlihat membantu proses penyelamatan, bekerja sama dengan petugas gabungan.
Kepala Kantor Basarnas Manado, dalam keterangannya kepada media, menyatakan bahwa titik kebakaran terletak sekitar 15 mil laut dari Pelabuhan Manado, dan akses menuju lokasi dilakukan melalui jalur laut dengan menggunakan kapal cepat milik Basarnas dan TNI AL.
“Kami mengutamakan keselamatan penumpang. Proses evakuasi masih terus berlangsung, dan informasi lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala,” ujar Kepala Basarnas Manado.
Insiden ini kembali menyoroti isu keselamatan pelayaran, terutama di kawasan Indonesia Timur yang banyak bergantung pada jalur laut sebagai transportasi utama antar pulau.
Pemerintah daerah Sulawesi Utara bersama instansi terkait dikabarkan akan segera melakukan evaluasi sistem pengawasan dan kelayakan kapal penumpang demi mencegah kejadian serupa di masa depan.
Sementara itu, masyarakat di sekitar pesisir Minahasa dan Manado diimbau untuk waspada serta memberikan bantuan jika melihat penumpang yang membutuhkan pertolongan di sekitar garis pantai.
AKURAT BANTEN akan terus memantau perkembangan evakuasi dan kondisi penumpang KM Barcelona V, serta menyampaikan informasi terbaru dari Basarnas dan pihak berwenang lainnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






