Banten

Kasus Kencing Nanah Marak di Kalangan Remaja, Stok Obat Makin Menipis

Mitha Theana | 23 November 2023, 20:20 WIB
Kasus Kencing Nanah Marak di Kalangan Remaja, Stok Obat Makin Menipis

AKURAT BANTEN - Kasus gonore atau kencing nanah marak di kalangan remaja. Penyebabnya, seks bebas tanpa alat pengaman. 

Yang menyedihkan, persediaan obat penyakit ini mulai menipis. 

Seperti diungkapkan petugas lapangan tes HIV di akun Meledak @namasayalaut. Dikatakan, kasus gonore sedang merebak luas.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Absen Dialog Muhammadiyah, Netizen: Tenang... Tenang Pak Prabowo, Saya Tidak Ada di Sini 

"Mengcapek kasus gonore lagi banyak banget. Mana kasusnya banyak berawal dari ketemuan di alter/dating apps nggak pakai kondom, balik lagi cuma lihat fisik," katanya, dikutip Kamis (23/11/2023). 

Dilanjutkan dia, saat ini persediaan obat gonore sudah mulai menipis.

"Stok obat makin menipis, nggak semua puskesmas bisa pemeriksaan lab gonore. Obat gonore gratis di puskesmas, paling bayar biaya pemeriksaannya saja, antara Rp10-50 ribu," jelasnya. 

Obat gonore cukup mahal jika beli secara mandiri di luar. 

"Kalau Obat kita habis paling beli di luar, lumayan bisa habis ratusan ribu. Pemeriksaan gonore sama obat gonore di klinik swasta atau RS itu bisa tembus ratusan ribu atau sampai jutaaan," paparnya. 

Baca Juga: Aneh! Sudah Tersangka, Firli Bahuri Masih Jabat Ketua KPK

Dirinya pun mengimbau, untuk melakukan seks dengan kondom. 

"Daripada habis duit jutaan karena kena ini. Yuk minimalkan dengan setia pada pasangan, always kondom dan periksa rutin pertiga bulan sekali," sambungnya. 

Gonore merupakan infeksi bakteri menular seksual yang jika tidak diobati, dapat menyebabkan infertilitas.

Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi tanda-tanda keberadaan infeksi meskipun tidak ada gejala. Penularan gonorea terjadi melalui hubungan seks vaginal, anal, atau oral.

Penyakit ini disebut juga penyakit kotor, karena mengakibatkan kencing bernanah. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.