Pejabat Kominfo Usman Kansong hingga Sespri Johnny Plate Diperiksa Kejagung

AKURAT BANTEN - Tim penyidik Jampidsus Kejagung memeriksa enam pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Keenamnya diperiksa terkait dugaan korupsi proyek pembangunan menara BTS 4G paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Bakti Kominfo tahun 2020-2022, serta sangkaan TPPU.
Salah satu pejabat Kominfo yang diperiksa sebagai saksi, yakni Usman Kansong selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, dan sekretaris pribadi (sespri) mantan Menkominfo Johnny G Plate, Heppy Endah Palupy, yang juga sebagai Kepala Bagian Tata Usaha dan Protokol Kominfo.
Baca juga: Dipercaya Dapat Meningkatkan Stamina Pria, Ini Berbagai Manfaat Jahe Merah Serta Cara Mengolahnya
"Tim jaksa penyidik Jampidsus memeriksa sembilan orang saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022," kata Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangannya, Selasa (26/9/2023).
Selain itu, tim penyidik pidsus Kejagung telah memeriksa Sabirin Mochtar selaku Direktur Pengendalian Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Kemudian Arifin Saleh Lubis selaku Kepala Biro Perencanaan Setjen Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Mira Tayyiba selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ismail selaku Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos Informatika Kemenkominfo.
Selanjutnya Niken Widiastuti selaku Staf Khusus Menteri Kominfo RI, dan Yunita selaku Staf TU Kemkominfo.
Sementara pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diperiksa, yakni Tri Budhianto selaku Direktur Pelaksanaan Anggaran Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI.
Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bakti Kominfo Elvano Hatorangan, dan tersangka lainnya.
Baca juga: Klinik Kecantikan Milik Penyanyi Tompi di Pondok Aren Digeruduk Warga, Ini Sebabnya
"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud," ujar Ketut.
Diketahui, dalam kasus korupsi BTS 4G ini telah ada 12 orang tersangka. Ada 6 tersangka di antaranya telah disidangkan dan menjadi terdakwa dalam sidang perkara korupsi menara BTS 4G Kominfo.
Para terdakwa, yakni Anang Achmad Latif selaku Direktur Utama Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika, Galumbang Menak selaku Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Yohan Suryanto selaku Tenaga Ahli Human Development Universitas Indonesia Tahun 2020, Mukti Ali selaku Account Director of Integrated Account Department PT Huawei Tech Investment.
Kemudian Irwan Hermawan selaku Komisaris PT Solitech Media Sinergy, dan Johnny G Plate selaku Menkominfo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 5Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 8Disetujui Prabowo, Siswa Tak Bisa Otomatis Naik Kelas Mulai 2027/2028! Ini Aturan Barunya
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap








