Fitnah! PDI Perjuangan Menolak Jika Alwin Kiemas Tersangka Judol Merupakan Keponakan Megawati

AKURAT BANTEN - Alwin Jabarti Kiemas belakangan santer disebut keponakan Megawati Soekarnoputri, Ia disebut salah satu yang ditetapkan tersangka kasus judi online di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Ketua DPP PDI Perjuangan, Ronny Talapessy melalui pesan singkat, secara tegas mengatakan jika Alwin Jabarti Kiemas bukanlah anggota keluarga Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.
"Yang bersangkutan bukan keluarga dan juga bukan kader PDI Perjuangan," ungkapnya pada, Selasa (26/11/2024) dikutip Akurat Banten.
Baca Juga: KPU Tangsel Musnahkan 1.201 Surat Suara Pilkada yang Rusak dan Lebih
Ronny Talapessy menilai, ada pihak tertentu yang mengaitkan kasus Alwin dengan Megawati hanya untuk menjelekkan citra PDI Perjuangan, apalagi pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 beberapa hari lagi.
Selanjutnya, Ronny mengatakan, PDI Perjuangan akan melaporkan akun media sosial yang diduga menyebarkan kabar hoaks dan bersifat tendensius.
"Dia sengaja menarik Ibu Mega dan PDI Perjuangan seolah-olah menjadi bagian dari kasus judi online. Ini cuitan jahat, menggiring opini, dan mengandung unsur fitnah," ungkapnya.
Baca Juga: Bawaslu Sebut Ada 99 TPS Rawan Banjir di Kota Tangsel
Sebelumnya Alwin menjadi sorotan, disebutkan bahwa pihak kepolisian menyebut Alwin berperan memfilter dan memverifikasi situs judi online agar tidak terblokir.
Kemudian Alwin saat ini berstatus tersangka bersama puluhan sosok lain, seperti eks komisaris BUMN, Zulkarnaen Apriliantony alias Tony Tomang, Adhi Kismanto, hingga Denden Imadudin Soleh.
Bahkan para tersangka dikenakan Pasal 303 KUHP dan atau Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Juncto Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP.
Baca Juga: 1,3 Ton Limbah Alat Peraga Kampanye Pilkada 2024 di Tangsel Dimusnahkan
Terakhir disebutkan, jika polisi juga telah menyita barang bukti berupa uang tunai dan aset senilai total Rp167,8 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC








