Kemenkes Alokasikan 2 Juta US Dollar untuk Bantu Palestina

AKURAT BANTEN - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan terhadap Negara Palestina.
Alokasi dana sebesar 2 Juta US Dollar pun telah siapkan.
"Sebelumnya kita sudah kirim bantuan. Untuk yang tahap ke-2 itu pak presiden sudah mau kasih 2 Juta US Dollar ke Kemenkes," ujar Budi Gunadi Sadikin di RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (8/11/2023).
Baca Juga: Kasus Monkeypox Meningkat, Ternyata Dipicu Perilaku Seksual Tak Sehat
Atas atensi yang telah diterima dari Presiden Joko Widodo itu, Budi Gunadi mengaku, pihaknya kini tengah berkomunikasi dengan pihak pengelola bantuan Palestina.
"Untuk menyalurkan bantuan, kita diminta kontak dengan Palestina untuk mengetahui kebutuhan apa saja. Sekarang kita sedang dalam proses pembelian alatnya, yang diharapkan Minggu ini sudah ada," ungkap Budi Gunadi.
Baca Juga: Destinasi Wisata 'PULAU AIR' Jakarta, Laksana Mutu Manikam Yang di Persembahan Oleh Para Bidadari
Diketahui sebelumnya pada tahap pertama, Presiden Joko Widodo memimpin pelepasan bantuan kemanusiaan untuk Palestina di Halim Perdanakusuma. Total ada 51,5 ton bantuan akan dikirimkan ke Palestina lewat Mesir, Sabtu (4/11).
Jokowi menyampaikan bantuan kemanusiaan ini merupakan solidaritas bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Dia menegaskan ini sebagai salah satu bentuk dukungan Indonesia terhadap Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mahfud MD Bongkar Peta Pilpres 2029, 'Posisi Prabowo Bikin Lawan Harus Berhitung'
- 2Cawapres Prabowo 2029 Mulai Terbaca, Nama Dedi Mulyadi hingga AHY Masuk Hitungan
- 3Gugatan Pendidikan Gibran Masuk MK, Sikap 7 Partai Pengusung Kini Jadi Sorotan
- 4Terungkap! Alasan Jokowi Gabung PSI Mulai Dibaca Pengamat, Ada Tujuan Besarnya Sinyal Politik untuk Kaesang dan Gibran Menuju 2029
- 5Data Desil Bermasalah, Warga Garut Meninggal di RSUD Dr. Slamet Tanpa Penanganan
- 6Dedi Mulyadi Disebut Bisa Jadi Cawapres Prabowo 2029, Syarat Politik Ini Jadi Sorotan
- 7Kasus Dugaan Suap HGB di ATR/BPN, DPP ISI Tegaskan Independensi Profesi Surveyor
- 8Pemilik Rumah Kontrakan Disebut Kena Pajak Baru 2027, Begini Fakta Sebenarnya dari Kemenkeu
- 9Wayne Rooney Minta Man City Dihukum Berat: “Turunkan Mereka ke Liga Terendah!”
- 10Bukan Cuma Soal Sponsor! Ini 4 Kesalahan Finansial Man City yang Kini Bisa Mengubah Nasib The Citizens








