Banten

Mengenal Fenomena Solstis, Zona Senja Lebih Lama dan Hari Penting Dibulan Desember

Saeful Anwar | 2 Desember 2024, 23:26 WIB
Mengenal Fenomena Solstis, Zona Senja Lebih Lama dan Hari Penting Dibulan Desember

AKURAT BANTEN – Fenomena Solstis dibulan Desember jarang sekali diketahui, dimana hal ini terjadi dalam dua kali setiap tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Fenomena ini menciptakan berbagai mitos di kalangan masyarakat.

Mitos yang terkait dengan bulan Desember sering muncul dalam kaitan dengan fenomena Solstis, yang merupakan titik balik matahari.

Fenomena solstis adalah peristiwa ketika matahari melintasi garis balik utara atau selatan, dan merupakan tanda pergantian musim.
Selain mitos, berikut adalah beberapa fakta terkait bulan Desember:

Cold Moon
Bulan purnama di bulan Desember disebut Cold Moon atau Bulan Dingin. Nama ini diberikan karena perubahan cuaca dan menandai waktu di mana hari-hari menjadi panjang dan gelap.

Baca Juga: Dikenal Kopi Tubruk, Sensasi Sajian Bagi Penikmat Kopi Tradisional Indonesia

Zona senja lebih lama

Mengutip Space, pada waktu titik balik Matahari, garis lintang berada pada 40 derajat utara yang mengakibatkan senja pagi dan sore berlangsung selama dua jam, sehingga langit gelap gulita hanya selama lima jam.

Lebih jauh ke utara, senja berlangsung lebih lama. Pada suhu 45 derajat senja akan bertahan selama 2,5 jam, dan pada suhu 50 derajat senja berlangsung sepanjang malam.

Namun sebaliknya, menuju ke selatan durasi senja lebih singkat. Pada garis lintang 30 derajat senja hanya berlangsung selama 96 menit, sedangkan di garis lintang San Juan, Puerto Riko, hanya berlangsung selama 80 menit.

Baca Juga: Akibat Kebakaran, Mujiono Istri dan Ketiga Anaknya Numpang di Rumah Tetangga, Kerugian Rp 850 juta

Waktu siang hari menjadi tak menentu
Setelah matahari tiba pada titik balik matahari, ia akan mulai bermigrasi kembali ke selatan yang menyebabkan waktu siang hari di belahan bumi utara akan mulai berkurang.

Namun karena matahari mengambil posisi melengkung tinggi di langit dan waktu siang hari telah menjadi cukup lama sejak pertengahan Mei lalu.

Sehingga penurunan jalur matahari di langit dan durasi waktu siang hari dalam beberapa minggu mendatang kemungkinan akan terjadi secara tidak menentu.

Beberapa hari penting yang jatuh di bulan Desember adalah:
1 Desember: Hari AIDS Sedunia
2 Desember: Hari Konvensi Ikan Paus dan Hari Internasional Penghapusan Perbudakan
3 Desember: Hari Penyandang Cacat Internasional
4 Desember: Hari Konservasi Kehidupan Liar Internasional
5 Desember: Hari Sukarelawan Internasional
7 Desember: Hari Penerbangan Sipil Internasional
10 Desember: Hari Hak Asasi Manusia
11 Desember: Hari Gunung Sedunia
18 Desember: Hari Migran Internasional
19 Desember: Hari Kerja Sama Selatan-Selatan
20 Desember: Hari Solidaritas Kemanusiaan Internasional
25 Desember: Hari Natal
Demikian fenomena yang muncul, serta hari-hari penting yang hanya terdapat dibulan Desember [**]

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman