Banten

Larangan dan Pantangan di Malam 1 Suro, Mitos atau Warisan Leluhur?

Moehamad Dheny Permana | 26 Juni 2025, 04:45 WIB
Larangan dan Pantangan di Malam 1 Suro, Mitos atau Warisan Leluhur?

Akurat Banten - Setiap datangnya malam 1 Suro, suasana terasa berbeda. Ada hawa sunyi yang menyelimuti, rasa khidmat yang sulit dijelaskan, bahkan sebagian orang merasa seperti waktu melambat.

Di berbagai daerah di Jawa, malam ini bukan sekadar pergantian bulan dalam kalender Jawa, melainkan malam yang dianggap sakral dan penuh makna.

Tak heran jika masyarakat Jawa masih memegang teguh berbagai larangan dan pantangan yang diwariskan turun-temurun.

Namun, muncul pertanyaan, apakah semua larangan itu sekadar mitos belaka? Atau justru merupakan warisan leluhur yang sarat makna dan filosofi?

Di tengah arus modernisasi, tidak sedikit masyarakat Jawa, terutama yang tinggal di pedesaan, yang masih meyakini adanya pantangan-pantangan tertentu saat malam 1 Suro.

Beberapa di antaranya bahkan dianggap wajib ditaati agar terhindar dari kesialan atau malapetaka.

Baca Juga: Tragedi di Galangan Kapal Batam: Kapal Tanker Meledak, Empat Tewas dan Lima Luka-luka

Berikut beberapa pantangan yang sering disebut-sebut:

Dilarang Menggelar Hajatan

Menikah atau mengadakan pesta besar di malam 1 Suro dianggap pamali.

Banyak orang percaya bahwa menggelar hajatan di hari itu bisa mendatangkan musibah, keretakan rumah tangga, atau bahkan kematian.

Tradisi ini membuat bulan Suro dikenal sebagai “bulan sepi manten”.

Baca Juga: Skandal Kampus Terungkap: Dua Dosen di Makassar Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual

Dilarang Keluar Rumah Sembarangan

Malam 1 Suro sering disebut sebagai malam beredarnya makhluk halus atau energi-energi tak kasat mata.

Karena itu, sebagian orang memilih untuk tidak keluar rumah kecuali untuk keperluan ibadah atau ritual tertentu.

Tidak Melakukan Aktivitas Hiburan

Menonton hiburan, menyalakan musik keras, atau menggelar tontonan dianggap tak pantas di malam yang dianggap sakral ini.

Baca Juga: TAK BISA DIPUNGKIRI! Batu Akik Bacan Doko yang Diburu Kolektor Ini Simpan Khasiat Luar Biasa untuk Kesehatan Tubuh

Suasana yang diciptakan justru lebih ke arah merenung dan menyendiri.

Dilarang Mandi Malam di Tempat Umum atau Sungai

Pantangan ini dipercaya untuk menghindari gangguan makhluk halus atau energi negatif.

Dalam kepercayaan Jawa, air adalah elemen yang bisa menjadi penghubung antara dunia nyata dan dunia tak kasat mata.

Tidak Boleh Mengungkapkan Keinginan Secara Sembarangan

Malam 1 Suro dianggap sebagai malam dengan spiritualitas tinggi.

Baca Juga: Polisi Bongkar Markas Judi Online Bermodus Higgs Domino di Pekanbaru, Omzet Tembus Rp3,6 Miliar

Ada keyakinan bahwa ucapan seseorang di malam ini bisa menjadi doa yang cepat terwujud, baik yang positif maupun negatif.

Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga ucapan dan niat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.