Banten

Simak Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei serta Arti Penting Pendidikan!

Saiful Anwar | 29 April 2024, 14:55 WIB
Simak Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei serta Arti Penting Pendidikan!

AKURAT BANTEN - Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas diperingati pada tanggal 2 Mei di setiap tahunnya. Pada tahun 2024, Hardiknas jatuh pada Kamis, 2 Mei 2024.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tidak lepas dari sosok dan perjuangan pahlawan pendidikan, Ki Hajar Dewantara. Pahlawan dengan nama asli R.M Suwardi Suryaningrat ini merupakan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi sejak zaman kolonialisme Belanda.

Penetapan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei merupakan hari lahir dari Ki Hajar Dewantara, yakni 2 Mei 1889. Lantas, bagaimana sejarah peringatan Hardiknas ini? Simak ulasan lengkapnya.

Baca Juga: Simak Sejarah Hari Tari Internasional, Diperingati setiap Tanggal 29 April!

Sejarah Hari Pendidikan Nasional

Hari Pendidikan Nasional dilatarbelakangi oleh pergerakan-pergerakan yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantara dan teman seperjuangannya. 

Dalam sejarah diceritakan bahwa Ki Hajar Dewantara dikenal karena sosoknya yang berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda. Pada masa itu yang hanya bisa mengenyam pendidikan hanyalah anak-anak kelahiran Belanda atau kaum priyayi.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda bersama dua rekannya, Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo. Hingga saat ini ketiga tokoh tersebut dikenal sebagai "Tiga Serangkai".

Baca Juga: Simak Deretan Tanggal Merah dan Cuti Bersama Bulan Mei 2024, Bisa Nikmati Long Weekend!

Setelah tiga tokoh tersebut kembali ke Indonesia pada tahun 1918, Ki Hajar Dewantara pun mendirikan sebuah lembaga pendidikan National Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa. Perguruan tersebut didirikan pada 3 Juli 1922.

Tujuan dibentuknya Tamansiswa tersebut adalah untuk mendidik dan menggembleng golongan muda serta menanamkan rasa nasionalisme.

Tiga Semboyan Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara memiliki semboyan yang selalu diterapkan dalam sistem pendidikan. Sampai sekarang, semboyan tersebut pun sangat dikenal di kalangan pendidikan Indonesia dan terus digunakan dalam dunia pendidikan rakyat Indonesia.

Tiga semboyan tersebut adalah sebagai berikut.

  • Ing ngarsa sung tuladha artinya ketika di depan kita harus memberi contoh atau suri tauladan bagi mereka yang berada di tengah dan belakang.
  • Ing madya mangun karsa artinya di tengah seorang pendidik harus bisa memberikan semangat untuk kemajuan
  • Tut wuri handayani artinya di belakang seorang pendidik harus mampu memberikan dorongan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.