ADD Belum Cair 3 Bulan, Kadis PMD Lebak Buka Suara

AKURAT BANTEN - Dinas PMD Kabupaten Lebak, Banten, akhirnya bersuara belum cairnya honor perangkat desa (prades) selama tiga bulan.
Kepala DPMD Kabupaten Lebak, Oktavianto Arief Ahmad mengatakan, keterlambatan pencairan ADD dari pemerintah daerah lantaran biasanya kegiatan musdes pembahasan APBDes dilaksanakan Januari atau maksimal Februari.
Namun, karena pelaksanaan pemilu dan ada larangan kumpul-kumpul menjelang pencoblosan, maka kegiatan musdes diputuskan dilaksanakan akhir Februari 2024.
Baca Juga: Cek Pendataan Non ASN 2024, Apakah Nama Anda Terdaftar?
Menurut Oktavianto, mayoritas desa saat ini telah melaksanakan Musdes, tahapan berikutnya agar ADD bisa dicairkan desa harus menginput APBDes ke Siskudes.
Dari hasil rekapitulasi di DPMD Lebak, jumlah desa yang telah menginput APBDes ke Siskudes baru sebanyak 260 desa.
“Baru ada 260 desa yang menginput APBDes ke Siskudes. Kita sudah rekap, dan sisanya itu masih berproses,” kata Oktavianto kepada wartawan, Selasa (19/3/2024).
Baca Juga: Mengenal Batik Kembang Mayang yang Memiliki Motif Khas Kota Tangerang
DPMD kata Okta, akan mengajukan pencairan ADD 260 desa ke BKAD Lebak. BKAD baru bisa memproses pencairan ADD yang menjadi sumber biaya operasional desa. Termasuk honor Kades dan perangkatnya.
“Desa yang belum menginput data hasil Musdes ke Siskudes tidak akan bisa diproses pencairan ADD-nya. APBDes harus diinput terlebih dahulu, baru kita bikinkan surat pengantar pencairan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








