Banten

Tambang Pasir di Lebak Telan Korban, Operator Tewas Tertimpa Eksavator Terguling

Ratu Tiarasari | 27 Februari 2024, 16:11 WIB
Tambang Pasir di Lebak Telan Korban, Operator Tewas Tertimpa Eksavator Terguling

AKURAT BANTEN - Kecelakaan kerja kembali terjadi di perusahaan pertambangan pasir di Kabupaten Lebak, Banten.

Seorang pekerja dilaporkan tewas tertimpa eksavator yang terguling.

Peristiwa terjadi di lokasi Tambang milik PT Briga Kartika di Kampung Bahbul, Desa Cimangenteung, Kecamatan Rangkasbitung, Senin (26/2/2024).

Baca Juga: 5 Fakta Unik Wanita, Benarkah Lebih Banyak Bicara Dibanding Pria?

Informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Iwan (30), warga setempat. Sebelum ia tewas, sekira pukul 10.30 WIB korban ini hendak mengoperasikan ekskavator untuk dipindahkan.

Namun, akibat tanah amblas, ekskavator itu mendadak oleng dan seketika menimpa korban.

Sejumlah pekerja yang mengetahui kejadian berupaya untuk melakukan pertolongan. Namun, nahas nyawa korban tidak bisa terselamatkan, dan jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Iya benar ada kecelakaan pekerja seorang operator ekskavator di tambang pasir PT. Briga Kartika. Korban meninggal itu akibat tertimpa ekskavator,” kata Rendi, salah seorang warga setempat pada wartawan, Selasa (27/2/2024).

Baca Juga: Mitos Meninggal di Hari Sabtu: Apakah Akan Membawa Pertanda Buruk? Berikut Penjelasannya

Rendi menceritakan, kondisi korban saat itu terjepit Ekskavator, sehingga upaya evakuasi mengeluarkan korban begitu sulit karena tertimpa oleh ekskavator, bagian punggung dan kepala yang tertimpa.

“Sangat tragis, para pekerja yang melakukan upaya penyelamatan kesulitan. Korban meninggal di tempat kejadian,” ujarnya.

Kerabat korban, Aling mengaku kaget dan terpukul atas kejadian meninggalnya korban dalam keadaan tragis. Ia berharap, pihak perusahaan bertanggung jawab penuh atas meninggalnya korban saat sedang bekerja.

"Kami berharap perusahaan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Pihak perusahaan saat ini, baru memberikan dana duka bagi korban sebesar Rp5 juta,” katanya.

“Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU yang tidak jauh dari rumah duka,” imbuh kerabat korban lainnya.

Kapolsek Rangkasbitung, AKP Pipih Iwan Hermansyah membenarkan, kejadian tewasnya seorang operator ekskavator yang bekerja disalah satu tambang pasir.

“Benar, perkaranya tengah ditangani Unit Krimsus Polres Lebak,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.