Hendak Tawuran, Siswa SMKN 1 Cileles Tertangkap Bawa Celurit dalam Tas

AKURAT BANTEN - Sejumlah siswa SMK di Kabupaten Lebak, Banten, ditangkap tentara saat hendak tawuran, di wilayah Gunung Kencana.
Dari tangan pelajar itu, disita benda tajam jenis celurit untuk tawuran.
Babinsa Koramil 0310/Kecamatan Gunung Kencana, Sertu Iwan Santoso mengatakan, ada tiga pelajar yang berhasil diamankan.
Baca juga: Angka Pengangguran di Banten Tertinggi di Indonesia, Menaker Ida Fauziyah Ungkap Penyebabnya
"Bermula saat saya dalam perjalanan pulang ke Rangkasbitung. Kemudian, ada laporan dari warga, bahwa ada pelajar SMK hendak tawuran," katanya, kepada Akurat Banten, Kamis (19/10/2023).
Dengan sigap, dirinya pun langsung menuju ke lokasi tempat para pelajar itu berkumpul dan ternyata benar.
"Setelah mendapatkan laporan warga, saya langsung mengejar para pelajar tersebut. Ketika saya geledah, ditemukan senjata tajam jenis cerulit yang berada di dalam tasnya," smabungnya.
Dikatakan dia, ada 3 orang yang ketahuan hendak tawuran. Dari 3 orang itu, hanya satu yang berhasil diamankan. Sedang 2 lainnya berhasil kabur saat dilakukan pengejaran.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gunungkencana, Bripka Ali Maghfur membenarkan kejadian tersebut.
"Iya, benar kemarin ada pelajar SMK yang ditangkap oleh anggota TNI karena didapati membawa cerulit yang diduga akan digunakan untuk tawuran," ungkap Ali, kepada wartawan.
Baca juga: Gerbang Sekolah SDN 4 Anyer Ditutup Batu Pemilik Lahan, Camat: Sekolah Jalan Terus
Dijelaskan, pelajar yang berhasil diamankan itu berasal dari SMKN 1 Kecamatan Cileles. Selain 1 pelajar itu, polisi berhasil menangkap 3 orang lainnya dan langsung koordinasi dengan pihak sekolah.
"Kami sudah koordinasi dengan pihak sekolah, UPT, dan orangtua untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan lebih lanjut," jelasnya.
Dirinya menyampaikan, untuk ke 3 pelajar tersebut sudah dikembalikan ke keluarganya masing-masing.
"Terkait senjata tajam celurit yang ditemukan oleh Anggota Babinsa, dari ketiga pelajar tersebut tidak ada yang mengakui bahwa celurit itu milik mereka," terangnya.
Terpisah, wartawan masih berupaya mengkonfirmasi pihak SMKN 1 Kecamatan Cileles. Namun, masih belum mendapatkan jawaban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 4Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 5Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 8Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap








