Banten

Hari Batik Nasional, Banten Punya Beragam Motif Batik Warisan Budaya Tenun Baduy

Diana Aslamiyyah | 3 Oktober 2023, 19:05 WIB
Hari Batik Nasional, Banten Punya Beragam Motif Batik Warisan Budaya Tenun Baduy

AKURAT BANTEN - Momen Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober tentu menjadi pengingat, bahwa sebagai bangsa Indonesia batik merupakan warisan budaya Indonesia.

Seperti salah satunya di Kabupaten Lebak, Banten yang dikenal dengan julukan Tanah Jawara terdapat beragam motif batik warisan budaya bangsa salah satunya Batik Baduy.

Dengan hadirnya batik tentu menjadi kebanggaan dan harus dilestarikan. Caranya, dengan mencintai dan bangga menggunakan batik dan tenun produksi Banten.

Baca jugaPria Rebahan di Rel Terlindas KRL di Serpong, Diduga Bunuh Diri

Menurut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti bahwa batik yang dikembangkan saat ini masih banyak batik cetak. Diakuinya, masyarakat Banten masih sedikit yang memiliki keahlian di bidang membatik.

Hari Batik Nasional Virgojanti mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Banten untuk menjaga dan melestarikan batik dan tenun yang berkembang di Provinsi Banten. 

Hal tersebut tentu bakal menjadi peluang salah satunya yang bisa dikembangkan masyarakat sehingga perekonomian meningkat. Dengan ditetapkannya batik sebagai warisan dunia, para pelaku usaha industri batik kini dipastikan kembali bangkit.

“Kita punya warisan budaya bangsa yang bisa dijadikan motif batik khas Banten. Ini harus kita dukung,” kata Virgojanti, saat apel di Lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (3/10/2023).

Di kesempatan itu pula, dia menuturkan pengalamannya saat mengurus Hak Kekayaan Intelektual (Haki) 12 motif batik khas Lebak.

"Setiap Kabupaten/Kota di Banten mempunyai dan juga mengembangkan motif batik, seperti warga Baduy itu menenun. Jaga dan lestarikan. Semoga semakin mengenal dan mencintai budaya di Provinsi Banten. Setidaknya memiliki pakaian yang berbahan tenun atau batik Banten," ujar Virgojanti.

Baca jugaG30S PKI Seperti "LAKON POLITIK" Ternyata Cuma ada di Panggung "ORDE LAMA"

Virgojanti juga tak lupa mengajak para Aparatur Sipil Negara Pemerintah Provinsi Banten untuk menjaga dan melestarikan batik dan tenun yang berkembang di Provinsi Banten.

Virgojanti mengaku bangga dengan kehadiran Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar bersama istri Tine Al Muktabar yang turut menampilkan batik dan tenun Banten pada ajang Istana Berbatik di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (1/10).

“Kita juga diminta bersama-sama untuk melestarikan warisan budaya kita, harus bangga dengan pakaian batik yang kita kenakan,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.