Banten

Harga Beras di Pasar Rangkasbitung Tembus Rp17 Ribu Perliter, Emak-emak di Lebak Menjerit

Ratu Tiarasari | 21 Februari 2024, 20:50 WIB
Harga Beras di Pasar Rangkasbitung Tembus Rp17 Ribu Perliter, Emak-emak di Lebak Menjerit

AKURAT BANTEN - Harga bahan pokok beras di pasar Rangaksbitung, Kabupaten Lebak, Banten menembus angka Rp17 per liter.

Kenaikan harga bahan pokok itu membuat pusing ibu-ibu rumah tangga.

Sejumlah pedagang beras di pasar Rangkasbitung Jumenah mengatakan, harga beras jenis premium sekarang berkisar Rp14 ribu sampai Rp17 ribu per liter.

Baca Juga: Tanah Longsor Timbun Jalan Cipanas-Warungbanten, Akses Lalu Lintas Warga Terputus

Dia mengaku, jangankan konsumen sebagai pembeli, terkadang dirinya pun merasa pusing.

"Beras KW 2 harganya Rp14 ribu, KW 1 Rp15 ribu dan beras premium Rp17 ribu. Ya kesulitan menjualnya," katanya, Rabu (21/2/2024).  

Dian salah seorang pembeli beras asal Kecamatan Rangkasbitung mengeluhkan mahalnya harga beras saat ini.

Dia terpaksa membeli beras dengan kualitas rendah lantaran harga beras premium cukup mahal.

"Mau ngga mau, yang penting bisa makan aja dulu. Ia sudah kebeli beras aja sudah syukur," ucapnya.

Baca Juga: Dalih Kejagung Belum Tetapkan Tersangka Penerima Suap Rp27 Miliar

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat mengklaim, mahalnya harga beras karena stok gabah kurang. Ia menyebut, harga sembako beras mahal terjadi di semua daerah.

"Stok gabah sekarang ini menipis, menyebabkan harga gabah naik. Di tempat lain seperti karawang stok gabah juga menipis, ini akibat menurunnya luas tanam padi tahun lalu akibat El Nino," tukasnya. 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.