Pengangguran Penyumbang Kemiskinan Tertinggi di Lebak, Disnakertrans Sebut Sudah Maksimal

AKURAT BANTEN - Kesejahteraan masyarakat makin menurun karena menganggur, kondisi tersebut tentu akan meningkatkan peluang mereka terjebak dalam kemiskinan karena tidak memiliki pendapatan.
Kondisi yang menjadi isu nasional, dinilai sejumlah kalangan masyarakat itu sebab akibat dari kebijakan pemerintah yang timpang dan tidak mengedepankan program yang prioritas dan skala prioritas.
Sebagai pemegang otoritas kebijakan, pemerintah diharapkan mampu berperan mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan.
Baca Juga: Pemkab Lebak Butuh Rp50 Miliar Bangun Agrowisata di Leuwidamar
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lebak, Maman tidak menampik, bila pengangguran dan kemiskinan terus menjadi isu nasional.
Sebab kata dia, pengangguran memiliki hubungan yang sangat erat dalam masyarakat. Karena dengan meningkatnya pengangguran maka secara otomatis tingkat kemiskinan di negeri ini juga akan meningkat.
Maman juga mengiyakan, jika pemerintah sebagai pemegang otoritas kebijakan diharapkan mampu berperan dalam mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan.
"Nah kami di Disnaker Lebak ini memiliki anggaran yang minimalis tapi bekerja harus maksimal. Namun begitu, kami tetap berjalan melaksanakan tugas dan kewenangan melayani masyarakat," kata Maman SP, Rabu (17/1/2024) kepada Akurat Banten.
Maman mengungkapkan, dengan keterbatasan anggaran dan kendaraan operasional yang ada di Disnakertrans, pihaknya harus sering kali berpikir keras agar segala bentuk kegiatan yang menjadi tanggung jawab tetap berjalan.
"Anggaran hanya Rp5,6 miliar dalam satu tahun, dari anggaran tersebut termasuk gaji pegawai. Anggaran minimalis tapi kami bekerja maksimalis. Bagaimana coba," ungkapnya.
Baca Juga: 3 Cara Jitu Mengusir Semut Api Yang Membuat Sarang Didalam Rumah Dan Halaman
Ia mengaku, berkali-kali pihaknya menyampaikan ke Bapelitbangda untuk diperhatikan soal anggaran dan kendaraan operasional. Sebab, persoalan di Disnaker ini kompleks, terutama urusan tenaga kerja untuk mengentaskan pengangguran.
"Selain anggaran minimalis, kendaraan operasional tidak jarang kami bergantian kalau ada kegiatan diluar daerah dan persoalan yang harus ditangani cepat," ujarnya.
Penanggulangan pengangguran yang berpotensi meningkatkan angka kemiskinan di Lebak khususnya tidak hanya bisa dilakukan oleh pihaknya, tapi peran serta semua pihak diperlukan.
"Perlu bersama-sama mengatasi persoalan ini tidak cukup oleh kami saja. Yang lebih penting lagi kami berharap tidak ada lagi TKI yang bekerja diluar negeri berangkat secara ilegal," pungkasnya.
Senada disampaikan Sekretaris Disnakertrans Ruli. Ia berharap TKI dan TKW asal Kabupaten Lebak yang bekerja ke luar negeri berangkat secara legal alias jelas.
"Itu harapan kami, sehingga persoalan bisa diminimalisir," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 2Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 3Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 4Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 5Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 9Barcelona Didenda akibat Pendekatan kepada Julian Alvarez, Atletico Ajukan Keluhan
- 10Cristiano Ronaldo Masuk Skuad Sementara Portugal, Peluang Kembali Terbuka




