Satu Keluarga Lumpuh di Lebak Akhirnya Dirujuk ke RSUD Adjidarmo

AKURAT BANTEN - Abdul Rohman dan lima orang saudaranya yang menderita penyakit kelumpuhan, akhirnya dirujuk ke RS Adjidarmo Rangkasbitung.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, membawa kelima orang warga Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur yang menderita Kelumpuhan ke RSUD dr. Adjidarmo itu secara bertahap.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Lebak dr. Budhi Mulyanto mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan terhadap kondisi kesehatan enam bersaudara yang menderita kelumpuhan tersebut.
Baca Juga: 2 Pelaku Jambret Sasar Ponsel Gadis di Gang Sempit Kawasan Kelapa Dua Tangerang
“Bertahap, hari ini dibawa dua orang ke rumah sakit. Pasien yang dibawa ini yang belum lama menderita yang kemungkinan perbaikan lebih besar, sehingga jadi motivasi buat pasien yang lain untuk dibawa ke rumah sakit,” kata Budhi, Sabtu (13/1/2024).
Langkah ini jelas Budhi, sesuai arahan dari Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan agar satu keluarga yang tidak mampu itu mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Pj Bupati memberikan instruksi kepada Dinas Kesehatan agar pasien dilakukan pemeriksaan dan perawatan lanjutan di RSUD dr. Adjidarmo,” jelasnya.
Budhi mengungkapkan, satu keluarga yang menderita lumpuh ini adalah kasus lama. Sebelumnya, mereka sudah pernah mendapat penanganan oleh petugas kesehatan Puskesmas Cikulur sejak tahun 2015 lalu.
Baca Juga: Link Live Streaming Kora Tv Newcastle vs Man City Nonton Mudah Dan Gratis!
“Pasien juga pernah fisioterapi di RSUD Adjidarmo dan menjalani rawat inap di Rumah Sakit Tentara (DKT) Serang. Tapi tidak menyelesaikan perawatan,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Misto (64) bersama lima saudaranya tinggal di gubuk reyot yang terbuat dari bahan kayu dan bambu, di Kampung Cihuni, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.
Yang memilukan, Misto, Rahmat Hidayat, Sumantri, Abdul Rohman, Elah serta Edi hidup dalam kondisi menderita penyakit kelumpuhan, ditambah kesulitan ekonomi.
Untuk makan sehari-harinya, mereka juga harus sering mengandalkan saudara yang lain dan tetangga.
“Keluarga semuanya delapan, enam yang mengalami sakit begini. Makan kami seadanya, terkadang dari tetangga untuk makan sehari-hari karena untuk masak saudara yang perempuan sudah tidak bisa apa-apa, cuma bisa berbaring di tempat tidur," kata Abdul Rohman.
Kepala Desa Curugpanjang, Yadi mengungkapkan, terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebak terutama Dinkes Lebak yang bergerak membantu warganya yang menderita kelumpuhan.
Dia berharap, keluarga tersebut diurus secara berkelanjutan secara bersamaan demi kemanusiaan.
"Tidak ada yang bisa kami ucapkan selain terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, semoga apa yang dilakukan menjadi ladang ibadah," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Polemik Ijazah Jokowi Kembali Memanas, Dokumen Disebut Dibakar dan 3 Saksi Siap Buka Suara
- 10Gatot Nurmantyo Ungkap Skenario Setelah Gugatan Gibran Ditolak, Prabowo Diminta Waspada






