Banten

28 Anak Terlantar di Dinsos Banten akan Mendapatkan Orang Tua Asuh

Irsyad Mohammad | 27 September 2023, 15:39 WIB
28 Anak Terlantar di Dinsos Banten akan Mendapatkan Orang Tua Asuh

AKURAT BANTEN - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten mengaku menerima 28 usulan untuk menjadi orang tua asuh anak terlantar.

Hal itu berdasarkan pengumuman yang dilakukan oleh kabupaten dan kota untuk melakukan pengangkatan anak atau adopsi anak.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Banten, Evi Sofia Restu Nilasari mengatakan, pihaknya sudah menerima usulan dari kabupaten dan kota untuk melakukan verifikasi terhadap Calon Orang Tua Asuh (COTA) bersama Tim Pertimbangan Izin Pengangkatan Anak (PIPA), tim gabungan tersebut terdiri dari pihak Kepolisian, Pekerja Sosial serta Kemenag.

Baca juga: Akibat Promosikan Situs Judi Online Tiga Remaja Harus Menjalani Hukuman Dipenjara

Sebab dalam hal ini, ada berbagai prosedur yang harus dipenuhi oleh COTA untuk melakukan adopsi di Provinsi Banten.

"Nanti ada asesment dari tim sosial, setelah itu ada sidang pipa yang akan diajukan ke pengadilan untuk ketetapan hukum, agar sah secara negara," katanya, Rabu (27/9/2023).

Dia mengatakan, Tim PIPA akan melakukan seleksi terhadap COTA, hal itu dilakukan untuk memastikan anak asuhnya nanti menjalani hidup dengan sebaik-baiknya.

Sebab dia khawatir, ketika sudah mendapatkan hak asuh, anak yang diadopsi malah ditelantarkan atau dijadikan budak asuh.

"Nanti diseleksi semuanya mulai dari latar belakang hingga ke sosial ekonominya," jelasnya.

Evi menyebut, pada tahun 2023, ada 28 anak yang akan diadopsi dan ada 28 Calon Orang Tua Asuh (COTA) yang sudah diterima atau direkomendasikan.

Baca juga: Dipercaya Dapat Meningkatkan Stamina Pria, Ini Berbagai Manfaat Jahe Merah Serta Cara Mengolahnya

"Tahun ini ada 28 cota yang kemarin masuk ke sidang pipa, semua sudah direkomendasikan untuk jadi orang tua asuh sekarang tinggal proses pengadilan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Evi menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan guna dapat melihat langsung perkembangan anak yang diadopsi.

"Sejauh ini tidak ada yang ditelantarkan, kalau ada akan kita ambil lagi. Kita yang merawat," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.