Sudah 24 Jam Lebih! Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel Tak Kunjung Padam, Bara Tersembunyi di Kedalaman 3 Meter

AKURAT BANTEN– Kebakaran tumpukan sampah di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), belum juga benar-benar padam setelah berlangsung lebih dari 24 jam.
Api yang sempat berhasil dijinakkan justru kembali muncul pada Jumat (4/9/2026) pagi. Kepulan asap tebal pun masih terlihat di sekitar lokasi, bahkan menyebar hingga ke jalan dan permukiman warga.
Kondisi tersebut membuat petugas pemadam kebakaran harus kembali berjibaku melakukan pendinginan dan pemadaman di lokasi.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan sekitar 36 personel dikerahkan. Enam unit berasal dari Pemkot Tangerang Selatan, sementara dua unit lainnya merupakan bantuan dari Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan.
Lebih dari sekadar api di permukaan, persoalan utama justru berada di balik tumpukan sampah. Bara masih hidup di bagian dalam sehingga api dapat kembali muncul meski permukaan terlihat sudah padam.
Baca Juga: Heboh! Video 11 Detik Kades Lambangsari Beredar, Suami Singgung Politik Jelang Pilkades
Sempat Padam, Api Kembali Berkobar
Kebakaran diketahui mulai terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WIB dan langsung melakukan penanganan. Api kemudian sempat berhasil dipadamkan pada malam hari.
Namun, kondisi tersebut ternyata belum benar-benar aman.
Pada Jumat pagi, api kembali muncul di sejumlah titik. Petugas pun kembali dikerahkan untuk mengantisipasi kobaran api meluas.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan api sebelumnya sempat padam sekitar pukul 04.00 WIB, tetapi kemudian kembali menyala.
Kekhawatiran terbesar bukan hanya kobaran api, melainkan asap tebal yang berpotensi mengganggu warga, mengingat lokasi kebakaran berada di dekat kawasan permukiman yang cukup padat.
Api Ternyata Menyala di Kedalaman 3 Meter
Ada alasan mengapa kebakaran tersebut begitu sulit ditaklukkan.
Kabid Operasional Damkar Tangsel Omay Komarudin mengungkapkan tumpukan sampah yang terbakar memiliki karakter seperti lahan gambut. Api tidak hanya berada di permukaan, tetapi juga menyala di bagian bawah timbunan.
Bahkan, titik api ditemukan berada hingga sekitar 3 meter di bawah permukaan.
Kondisi ini membuat penyemprotan air dari atas belum cukup untuk memastikan seluruh bara mati.
Ketika permukaan terlihat padam, bara yang berada jauh di dalam tumpukan masih dapat bertahan dan kemudian memicu munculnya api kembali.
Karena itu, petugas meminta bantuan alat berat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDA) untuk mengurai tumpukan sampah.
Langkah tersebut diperlukan agar material yang terbakar dapat dibongkar dan titik api yang tersembunyi bisa dijangkau petugas.
Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng! 4 Pemain Timnas Indonesia Ramaikan Bundesliga, Serie A, Ligue 1 dan LaLiga
Ada Kayu, Sampah Kering hingga Spring Bed
Material yang terbakar di lokasi bukan hanya sampah biasa.
Di dalam timbunan terdapat berbagai material mudah terbakar, termasuk kayu, sampah kering hingga benda seperti spring bed.
Tumpukan material tersebut kemudian berada di bawah lapisan tanah yang digunakan untuk menguruk lahan kosong.
Kondisi ini membuat proses pemadaman semakin sulit karena air yang disemprotkan dari permukaan tidak otomatis mencapai bara di bagian terdalam.
Ketika api bersembunyi di bawah timbunan, memadamkannya bukan sekadar menyemprotkan air. Tumpukan harus dibongkar agar bara yang tersembunyi benar-benar bisa dijangkau.
Baca Juga: Chelsea Bikin Sejarah! Jual Pemain Rp7 Triliun Lebih, Rekor Transfer Dunia Pecah
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.
Damkar Tangsel sebelumnya menduga kebakaran bisa saja dipicu aktivitas pembakaran sampah secara sengaja maupun puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api yang sebenarnya.
Petugas tidak ingin berspekulasi sebelum hasil penyelidikan memberikan kepastian.
Baca Juga: ChatGPT Meledak di Indonesia! Masuk 10 Besar Dunia, OpenAI Ungkap Potensi Besar yang Belum Digali
Asap Tebal Ganggu Warga
Dampak kebakaran juga mulai dirasakan masyarakat sekitar.
Pada Jumat (4/9/2026), asap tampak mengepul tebal di sekitar lokasi kebakaran di Jalan Tarumanegara, depan Kantor Kelurahan Pisangan.
Asap bahkan terlihat menyebar hingga ke jalan. Bau hangus juga tercium di sekitar lokasi dan sejumlah warga terlihat mengenakan masker.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman warga.
Polisi sebelumnya menyampaikan kekhawatiran bahwa asap dapat mengganggu masyarakat apabila kebakaran kembali membesar.
Baca Juga: Geger! Pengasuh Ponpes Al-Husna Jepara Sebut Terima MBG Hukumnya Haram, Ini Alasannya
Petugas Berpacu dengan Bara yang Belum Mati
Kebakaran sampah di Pisangan kini bukan sekadar persoalan memadamkan api yang terlihat.
Petugas harus menghadapi bara yang masih bertahan di bawah tumpukan material mudah terbakar.
Dengan pengerahan delapan unit damkar, puluhan personel, serta bantuan alat berat, proses pemadaman terus dilakukan untuk memastikan api tidak kembali muncul.
Hingga Jumat (4/9/2026), polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran, sementara petugas pemadam terus berupaya menuntaskan titik-titik api yang tersisa.
Api mungkin terlihat kecil dari permukaan, tetapi bara di bawah tumpukan sampah menjadi tantangan terbesar dalam proses pemadaman.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 5Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 8Disetujui Prabowo, Siswa Tak Bisa Otomatis Naik Kelas Mulai 2027/2028! Ini Aturan Barunya
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap





