Banten

Tahun 2025, Sebanyak 235 Ribu Siswa di Tangsel Dapat Makan Bergizi Gratis

A. Zaki Iskandar | 5 Desember 2024, 12:47 WIB
Tahun 2025, Sebanyak 235 Ribu Siswa di Tangsel Dapat Makan Bergizi Gratis

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebut, sebanyak 253 ribu siswa dari jenjang TK, SD dan SMP di wilayahnya akan mendapatkan makan bergizi gratis (MBG) pada tahun 2025 mendatang.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan usai meninjau pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di TK Negeri Pembina I, Kecamatan Serua pada Kamis (05/12/2024).

Baca Juga: Pemkot Tangsel Simulasikan MBG di TK, Siap Implementasi Tahun Depan

"Totalnya 235 ribu anak (yang akan mendapatkan makan bergizi gratis)," ungkap Pilar.

Pilar menjelaskan, implementasi program makan bergizi gratis di Kota Tangsel akan mulai berjalan pada tahun 2025 mendatang. Makan bergizi gratis itu bakal didistribusikan ke seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta.

Meski demikian, kata Pilar, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (jukni) dari pemerintah pusat mengenai implementasi program makan bergizi gratis tersebut.

Baca Juga: Tips! Konsumsi Jenis Jus Penghancur Lemak Untuk Tubuh Gemuk Menjadi Singset

Nantinya, kata Pilar, juklak dan juknis tersebut akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun anggaran untuk mendukung program pemerintah pusat tersebut.

"Nanti ada ketetapannya, kami harus menunggu kepastian itu dulu untuk pemasangan anggaran untuk APBD 2025," kata Pilar.

Juklak dan juknis tidak hanya penting untuk perencanaan anggaran, tetapi juga menjadi panduan dalam pelaksanaan distribusi makanan bergizi gratis ke seluruh sekolah di Tangsel.

Baca Juga: Miris! Telan Anggaran Miliaran Rupiah, Sekitar 2 Bulan Usai Dibangun, Jembatan Putus Diterjang Banjir

"Bicara cara distribusinya bagaimana, bagaimana ngedrop barang, ngambil lagi wadahnya, nah ini pasti ada penyesuaian secara teknis nanti oleh teman-teman di lapangan," tuturnya.

Selain itu, menurut Pilar, Pemerintah Kota Tangsel juga memperhatikan selera dan kebutuhan makan para siswa yang nantinya akan menerima makan bergizi gratis tersebut. Ketidaksesuaian menu antara menu dengan kebutuhan siswa menjadi potensi hambatan dalam implementasi program tersebut.

Baca Juga: Tips! Manfaat Konsumsi Madu Sebelum Tidur, Dapat Mencegah Depresi dan Meningkatkan Kualitas Tidur

Karenanya, Pilar meminta agar Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencari solusi atas potensi buruk yang dapat menjadi kendala dalam realisasi progam MBG itu.

"Catatan yang saya sampaikan, tolong dipisahkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau seperti anak anak yang memiliki alergi, harus dicari alternatifnya," kata Pilar.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.