Asal Usul Penanggalan Hijriyah: Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama?

Akurat Banten - Penetapan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriyah berawal dari keputusan Khalifah Umar bin Khattab pada masa pemerintahannya.
Penanggalan Hijriyah resmi digunakan pada tahun ke-17 Hijriyah atau sekitar tahun 638 Masehi.
Tujuan utama penanggalan ini adalah untuk menyatukan sistem administrasi Islam yang saat itu berkembang pesat di berbagai wilayah.
Saat itu, para sahabat Rasulullah SAW bermusyawarah untuk menentukan acuan awal tahun Islam.
Beberapa usulan muncul, termasuk kelahiran Nabi Muhammad, awal turunnya wahyu, dan hijrahnya Nabi dari Makkah ke Madinah.
Baca Juga: Misteri Kematian Pria di Indekos Cengkareng: Ditemukan Membusuk, Diduga Komplikasi Penyakit
Akhirnya, peristiwa hijrah dipilih sebagai tonggak awal kalender Islam karena dianggap sebagai momentum penting dalam sejarah perjuangan umat Islam.
Namun, bulan yang dijadikan permulaan bukan bulan Rabiul Awal, bulan terjadinya hijrah melainkan bulan Muharram.
Alasan utama Muharram dipilih adalah karena bulan itu merupakan bulan setelah umat Islam menyelesaikan ibadah haji.
Bulan Muharram juga termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam, di mana dilarang terjadi peperangan.
Secara historis, penamaan dan urutan bulan-bulan dalam penanggalan Hijriyah sebenarnya telah dikenal oleh masyarakat Arab sebelum Islam.
Baca Juga: Moskow dan Teheran Tegaskan Komitmen Nuklir Damai di Tengah Ketegangan Internasional
Islam kemudian mengadopsi nama-nama tersebut, namun memberikan makna baru yang lebih religius, seperti penekanan pada peristiwa hijrah.
Kalender Hijriyah terdiri dari 12 bulan lunar dengan total hari antara 354 hingga 355 dalam setahun.
Hingga kini, penanggalan Hijriyah tetap digunakan oleh umat Islam, khususnya dalam menentukan waktu ibadah seperti puasa, haji, dan hari-hari besar Islam lainnya.
Pemahaman terhadap asal usul ini penting untuk menjaga nilai-nilai sejarah dan spiritual yang terkandung dalam kalender Islam.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 5Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 6Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 7Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 8Disetujui Prabowo, Siswa Tak Bisa Otomatis Naik Kelas Mulai 2027/2028! Ini Aturan Barunya
- 9Jokowi Belum Muncul di Sidang Roy Suryo, Isu Ijazah Asli Kembali Bikin Heboh
- 10PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!





