Banten

Asal Usul Penanggalan Hijriyah: Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama?

Moehamad Dheny Permana | 27 Juni 2025, 21:11 WIB
Asal Usul Penanggalan Hijriyah: Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama?

Akurat Banten - Penetapan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriyah berawal dari keputusan Khalifah Umar bin Khattab pada masa pemerintahannya.

Penanggalan Hijriyah resmi digunakan pada tahun ke-17 Hijriyah atau sekitar tahun 638 Masehi.

Tujuan utama penanggalan ini adalah untuk menyatukan sistem administrasi Islam yang saat itu berkembang pesat di berbagai wilayah.

Saat itu, para sahabat Rasulullah SAW bermusyawarah untuk menentukan acuan awal tahun Islam.

Beberapa usulan muncul, termasuk kelahiran Nabi Muhammad, awal turunnya wahyu, dan hijrahnya Nabi dari Makkah ke Madinah.

Baca Juga: Misteri Kematian Pria di Indekos Cengkareng: Ditemukan Membusuk, Diduga Komplikasi Penyakit

Akhirnya, peristiwa hijrah dipilih sebagai tonggak awal kalender Islam karena dianggap sebagai momentum penting dalam sejarah perjuangan umat Islam.

Namun, bulan yang dijadikan permulaan bukan bulan Rabiul Awal, bulan terjadinya hijrah melainkan bulan Muharram.

Alasan utama Muharram dipilih adalah karena bulan itu merupakan bulan setelah umat Islam menyelesaikan ibadah haji.

Bulan Muharram juga termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam, di mana dilarang terjadi peperangan.

Secara historis, penamaan dan urutan bulan-bulan dalam penanggalan Hijriyah sebenarnya telah dikenal oleh masyarakat Arab sebelum Islam.

Baca Juga: Moskow dan Teheran Tegaskan Komitmen Nuklir Damai di Tengah Ketegangan Internasional

Islam kemudian mengadopsi nama-nama tersebut, namun memberikan makna baru yang lebih religius, seperti penekanan pada peristiwa hijrah.

Kalender Hijriyah terdiri dari 12 bulan lunar dengan total hari antara 354 hingga 355 dalam setahun.

Hingga kini, penanggalan Hijriyah tetap digunakan oleh umat Islam, khususnya dalam menentukan waktu ibadah seperti puasa, haji, dan hari-hari besar Islam lainnya.

Pemahaman terhadap asal usul ini penting untuk menjaga nilai-nilai sejarah dan spiritual yang terkandung dalam kalender Islam.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.