Kapan Perkiraan Malam Lailatul Qadar Tiba? Simak Tanda-Tandanya

AKURAT BANTEN - Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang dinanti-nantikan umat muslim. Pasalnya malam ini merupakan malam yang istimewa di bulan Ramadhan.
Dalam Al-Qur'an dijelaskan, malam Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih utama dan mulia daripada seribu bulan.
Yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada Lailatul Qadar lebih baik dari shalat dan puasa di seribu bulan yang tidak terdapat Lailatul Qadar.
Baca Juga: Inilah Golongan Orang yang Puasanya Sia-Sia Bahkan Tidak Berguna!
Waktu terjadinya Lailatul Qadar tidak pernah dijelaskan. Namun terdapat tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar.
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
Waktu tiba malam Lailatul Qadar hanya Allah yang mengetahuinya. Namun umat muslim bisa memprediksinya melalui pendapat para ulama.
Para ulama berpendapat bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada tanggal ganjil 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.
Hal ini sesuai dengan hadist yang artinya : "Dari Aisyah ra pula, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Cari-lah Lailatul Qadar itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan." (HR Bukhari)
Baca Juga: Apa Hukum Membaca Doa Qunut Witir Di Separuh Terakhir Ramadhan? Simak Penjelasannya
Selain hadist di atas, terdapat hadist lain yang juga menjelaskan tentang tanda-tanda malam Lailatul Qadar.
هِىَ اللَّيْلَةُ الَّتِى أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِقِيَامِهَا هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا.
“Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru” (HR. Muslim no. 762, dari Ubay bin Ka’ab).
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء
“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan” (HR. Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, lihat Jaami’ul Ahadits 18: 361).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








