Banten

Real Madrid Pesta 4-1 atas Sociedad, Mbappé Menggila: 5 Pemain Ini Jadi Dalang Kemenangan Mourinho

Aullia Rachma Puteri | 27 Agustus 2026, 10:14 WIB
Real Madrid Pesta 4-1 atas Sociedad, Mbappé Menggila: 5 Pemain Ini Jadi Dalang Kemenangan Mourinho
Kylian Mbappe dan Vinicius Junior rayakan gol pada La Liga Spanyol melawan Real Sociadad. - AP Photo/Manu Fernandez

AKURAT BANTEN - Real Madrid menunjukkan wajah berbeda pada babak kedua ketika menghantam Real Sociedad dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan La Liga 2026/2027 di Santiago Bernabéu, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB.

Kylian Mbappé menjadi bintang utama berkat hattrick, tetapi kemenangan tersebut sebenarnya lahir dari kontribusi sejumlah pemain penting lainnya.

Pertandingan sempat berjalan ketat. Mbappé membawa Madrid unggul pada menit ke-40, tetapi Real Sociedad langsung membalas melalui Luka Sucic empat menit kemudian. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Situasi berubah drastis setelah jeda. Madrid tampil jauh lebih agresif dan mencetak tiga gol tambahan. Mbappé kembali mencetak gol pada menit ke-60, Vinicius Junior memperbesar keunggulan pada menit ke-68, sebelum Mbappé melengkapi hattricknya pada menit ke-80.

Baca Juga: Prediksi Barcelona vs Bilbao: Camp Nou Kembali Jadi Benteng, Blaugrana Siap Lanjutkan Start Sempurna

Hattrick tersebut membuat Mbappé jelas menjadi pemain paling mencolok. Namun, ada beberapa pemain lain yang punya peran besar dalam kemenangan tersebut, termasuk Jude Bellingham, Vinicius Junior, Federico Valverde, Bernardo Silva, dan Arda Guler.

Mbappé Jadi Mesin Gol Madrid

Sulit membicarakan kemenangan Madrid tanpa terlebih dahulu membahas Mbappé.

Penyerang Prancis tersebut mencetak tiga gol dengan cara berbeda. Gol pertama lahir melalui penyelesaian kaki kiri pada menit ke-40.

Gol keduanya datang setelah kombinasi apik dengan Bellingham, sedangkan gol ketiga tercipta setelah menerima umpan Vinicius dan menyelesaikannya dengan tenang.

Baca Juga: Eks MU Prediksi Chelsea Bisa Juara Liga Inggris, tetapi Ada 1 Masalah yang Bisa Jadi Batu Sandungan

Hat-trick tersebut menjadi gol-gol pertama Mbappé di La Liga musim ini sekaligus mengantarkan Madrid meraih kemenangan kedua secara beruntun.

Yang menarik, Mourinho juga menyoroti kontribusi Mbappé yang tidak hanya berkaitan dengan gol. Sang pelatih menilai pemainnya menunjukkan kematangan dan kerja kolektif ketika Madrid membutuhkan respons setelah babak pertama yang kurang meyakinkan.

Bellingham, Sang Kreator

Jika Mbappé menjadi eksekutor utama, Jude Bellingham merupakan salah satu otak di balik ledakan Madrid pada babak kedua.

Gelandang Inggris tersebut menyumbangkan dua assist. Umpan pertamanya membantu Mbappé mencetak gol kedua, sementara assist berikutnya diberikan kepada Vinicius untuk gol ketiga Madrid.

Baca Juga: Alvarez Makin Sulit Didapat, Arsenal Punya Plan B Rp821 Miliar: Eks Bomber Lille Jadi Sorotan

Bellingham juga berperan dalam proses perebutan bola yang kemudian berujung pada serangan Madrid. Perannya memperlihatkan bahwa ia tidak sekadar menjadi gelandang yang bergerak di area tengah, tetapi juga mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan trio penyerang.

Vinicius Junior Tak Mau Ketinggalan

Vinicius Junior juga memberikan kontribusi penting. Winger Brasil tersebut mencetak gol ketiga Madrid sekaligus menjadi pemberi assist untuk gol ketiga Mbappé.

Kombinasi keduanya menjadi salah satu senjata paling berbahaya Madrid. Ketika Mbappé bergerak mencari ruang di tengah, Vinicius dapat menyerang dari sisi kiri.

Sebaliknya, pergerakan Mbappé membuka ruang bagi Vinicius untuk menusuk pertahanan Sociedad.

Baca Juga: Liam Delap Tinggalkan Chelsea dengan Harga Fantastis, Nottingham Forest Pecahkan Rekor Transfer Klub!

Gol Vinicius pada menit ke-68 menjadi bukti bagaimana hubungan antarpemain depan Madrid mulai menemukan ritmenya.

Valverde dan Guler Ikut Beri Warna

Federico Valverde juga memiliki kontribusi penting dalam kemenangan tersebut. Gelandang Uruguay itu membantu Madrid bermain lebih vertikal dan terlibat dalam proses terciptanya gol pembuka Mbappé.

Data pertandingan juga menunjukkan Madrid mampu menciptakan tekanan lebih besar setelah memasuki babak kedua.

Sementara itu, Arda Guler turut menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan atas penampilannya. Kreativitas pemain muda Turki tersebut memberikan variasi bagi serangan Madrid dan menjadi bagian dari kedalaman skuad yang kini dimiliki Mourinho.

Baca Juga: Enzo Fernandez Makin Diburu Man City, Chelsea Langsung Bergerak: Alex Scott Jadi Pengganti dengan Harga Selangit!

Bernardo Silva juga mendapat perhatian setelah menjalani salah satu peran penting dalam struktur baru Madrid. Kehadirannya membuat lini tengah Los Blancos memiliki tambahan pengalaman dan kemampuan mengontrol bola.

Mourinho Berhasil Mengubah Madrid

Kemenangan ini juga menjadi panggung spesial bagi Jose Mourinho. Pertandingan melawan Sociedad merupakan laga kandang kompetitif pertamanya di Santiago Bernabéu sejak kembali menangani Madrid.

Menariknya, babak pertama justru tidak berjalan mulus. Madrid sempat mendapat siulan dari publik karena permainan mereka dianggap kurang meyakinkan. Namun, Mourinho melakukan perubahan setelah jeda dan Madrid tampil jauh lebih agresif.

Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Madrid. Los Blancos mencatat 20 tembakan berbanding 10 milik Sociedad, serta 11 tembakan tepat sasaran berbanding tiga. Dari sisi expected goals, Madrid juga unggul jauh, yakni sekitar 3,14 berbanding 0,57.

Baca Juga: Rooney Bongkar Biang Kekalahan MU, 2 Pemain Ini Diminta Carrick Dicadangkan saat Lawan Ipswich

Hasil ini membuat Madrid mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan berada di puncak klasemen sementara La Liga berdasarkan selisih gol.

Mbappé memang membawa pulang sorotan terbesar setelah mencetak hattrick. Namun, kemenangan 4-1 tersebut memperlihatkan bahwa Madrid bukan sekadar tim yang bergantung kepada satu superstar.

Mbappé adalah ujung tombaknya, Bellingham sang kreator, Vinicius penyulut serangan, sementara Valverde, Bernardo Silva, dan Guler memberikan fondasi agar mesin Madrid terus berputar. Jika kombinasi ini terus berkembang, era kedua Mourinho di Bernabéu bisa menjadi jauh lebih menarik daripada sekadar nostalgia.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.