Banten

Eks MU Prediksi Chelsea Bisa Juara Liga Inggris, tetapi Ada 1 Masalah yang Bisa Jadi Batu Sandungan

Aullia Rachma Puteri | 27 Agustus 2026, 00:31 WIB
Eks MU Prediksi Chelsea Bisa Juara Liga Inggris, tetapi Ada 1 Masalah yang Bisa Jadi Batu Sandungan
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso. ANTARA/Muhammad Adimaja

AKURAT BANTEN - Chelsea mengawali era Xabi Alonso di Premier League dengan langkah meyakinkan. The Blues menaklukkan Fulham 3-2 dalam derby London Barat di Craven Cottage, Selasa (25/8/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut bahkan membuat mantan striker Manchester United, Louis Saha, melihat peluang Chelsea untuk bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris musim 2026/2027.

Namun, Saha memberikan satu catatan penting. Menurutnya, Chelsea memiliki kualitas skuad untuk menjadi juara, tetapi lini tengah harus segera dibenahi jika ingin benar-benar menjadi penantang serius.

Saha menilai Alonso memiliki modal yang cukup untuk membawa Chelsea menuju persaingan papan atas. Pengalaman pelatih asal Spanyol tersebut bersama Bayer Leverkusen menjadi salah satu alasan. Alonso sebelumnya dikenal mampu membangun tim yang agresif sekaligus terorganisasi.

Baca Juga: Alvarez Makin Sulit Didapat, Arsenal Punya Plan B Rp821 Miliar: Eks Bomber Lille Jadi Sorotan

"Saya pikir Xabi Alonso bisa memenangkan gelar bersama Chelsea musim ini. Ada kemampuan dalam skuad untuk membangun tim yang kuat," ujar Saha.

Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Chelsea memiliki sejumlah pemain berkualitas di hampir semua sektor. Bahkan, laga melawan Fulham memperlihatkan betapa berbahayanya lini serang mereka.

Joao Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer menjadi aktor utama kemenangan Chelsea. Joao Pedro membuka skor hanya 31 detik setelah pertandingan dimulai, Rogers kemudian mencetak gol dalam debut kompetitifnya bersama Chelsea, sementara Palmer menyumbangkan gol ketiga The Blues.

Alonso pun memberikan pujian khusus kepada ketiganya setelah pertandingan. Menurut sang pelatih, mereka dapat menjadi fondasi penting dalam pembangunan tim Chelsea ke depan.

Baca Juga: Liam Delap Tinggalkan Chelsea dengan Harga Fantastis, Nottingham Forest Pecahkan Rekor Transfer Klub!

Akan tetapi, di balik pesta tiga poin tersebut terselip masalah yang tidak boleh diabaikan.

Lini Tengah Jadi Pekerjaan Rumah

Saha secara khusus menyoroti performa lini tengah Chelsea. Ia menilai Moises Caicedo dan kawan-kawan belum cukup tenang dalam mengontrol permainan.

Penempatan posisi para pemain tengah juga dianggap belum selalu teratur sehingga lawan masih memiliki ruang untuk mengembangkan serangan.

Masalah tersebut terlihat ketika Fulham mampu memberikan tekanan meski Chelsea memiliki kualitas individu yang lebih baik.

The Blues memang akhirnya keluar sebagai pemenang, tetapi pertandingan tidak sepenuhnya berjalan dalam kendali mereka.

Baca Juga: Enzo Fernandez Makin Diburu Man City, Chelsea Langsung Bergerak: Alex Scott Jadi Pengganti dengan Harga Selangit!

Kondisi itu menjadi perhatian karena perjalanan menuju gelar Premier League membutuhkan konsistensi, bukan hanya kemampuan mencetak gol.

Menghadapi tim-tim papan atas, kehilangan kontrol di lini tengah dapat menjadi persoalan yang jauh lebih mahal.

Chelsea juga menghadapi situasi menarik di sektor tersebut. Caicedo absen ketika menghadapi Fulham karena masalah kebugaran, sementara Romeo Lavia dan Reece James menjadi bagian dari solusi Alonso di tengah. Caicedo diperkirakan akan kembali setelah kondisinya memungkinkan.

Saha berharap Alonso segera menemukan formula terbaik. Baginya, jika Chelsea mampu memperbaiki keseimbangan lini tengah, The Blues bukan sekadar kandidat empat besar. Mereka bisa benar-benar masuk ke dalam perburuan trofi.

Baca Juga: Arsenal Kejar Victor Osimhen, Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi Sang Striker

Serangan Sudah Menjanjikan, Pertahanan Masih Perlu Diperbaiki

Selain lini tengah, pertandingan melawan Fulham juga memperlihatkan bahwa Chelsea masih memiliki pekerjaan rumah di lini belakang. The Blues kebobolan dua gol dan beberapa kali berada di bawah tekanan tuan rumah.

Robert Sanchez menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan setelah melakukan kesalahan yang berujung pada gol Fulham.

Media Inggris bahkan mulai mempertanyakan apakah Chelsea membutuhkan peningkatan kualitas di posisi penjaga gawang jika ingin serius mengejar gelar.

Namun, kemenangan tetap menjadi modal berharga bagi Alonso. Chelsea berhasil mengamankan tiga poin dalam laga tandang yang sulit sekaligus menunjukkan potensi besar di lini serang.

Baca Juga: Rooney Bongkar Biang Kekalahan MU, 2 Pemain Ini Diminta Carrick Dicadangkan saat Lawan Ipswich

Setelah menghadapi Luton Town di EFL Cup, Chelsea akan kembali beraksi di Premier League menghadapi Brighton. Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Alonso untuk menguji lebih banyak kombinasi sekaligus memperbaiki kelemahan yang terlihat pada laga pembuka.

Musim masih sangat panjang. Satu kemenangan tentu belum cukup untuk menyebut Chelsea sebagai calon juara. Namun, jika Alonso mampu membuat lini tengah lebih solid tanpa mengorbankan kreativitas trio Palmer, Rogers, dan Joao Pedro, prediksi Saha bukan sesuatu yang mustahil.

Chelsea sudah menunjukkan bahwa mereka punya senjata untuk menyerang. Sekarang tantangannya adalah memastikan lini tengah menjadi benteng, bukan celah.

Jika masalah itu berhasil diselesaikan, proyek Alonso di Stamford Bridge bisa berubah dari sekadar proyek ambisius menjadi ancaman nyata bagi para kandidat juara lainnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.